Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta api di Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026, kembali bertambah. Data terbaru menunjukkan angka korban jiwa kini mencapai 16 orang, naik dari sebelumnya 15 korban pada Selasa, 28 April 2026.
Korban Terbaru Meninggal di RSUD Bekasi
Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengonfirmasi bahwa korban meninggal terbaru bernama Mia Citra. Perempuan berusia 25 tahun tersebut sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bekasi sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Rabu, 29 April 2026.
"Kami turut berduka dan berbelasungkawa bahwa penumpang atas nama Mia Citra meninggal dunia di RSUD Bekasi," ujar Karina dalam keterangan resminya.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga membenarkan kabar duka tersebut. Ia menyatakan bahwa salah satu pasien yang dirawat di ruang ICU telah meninggal dunia pada hari yang sama.
Sidang Militer Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Berita utama lainnya adalah persidangan perdana kasus penyerangan air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, yang digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Rabu, 29 April 2026. Empat terdakwa, yaitu Kapten NDP, Letnan Satu (Lettu) BHW, Lettu SL, dan Sersan Dua (Serda) ES, diadili atas tindakan mereka menyiram Andrie dengan air keras.
Dalam surat dakwaan yang dibacakan Oditur Militer, Letkol Chk Muhammad Iswadi, terungkap bahwa motif para terdakwa adalah memberikan efek jera kepada Andrie. Mereka merasa sakit hati karena Andrie dianggap telah mendobrak Hotel Fairmont saat anggota TNI tengah membahas revisi UU TNI. Tindakan itu dinilai telah menginjak-injak marwah TNI. Selain itu, para terdakwa juga kesal dengan aktivisme Andrie yang kerap mengkritik militer.
"Bahwa latar belakang para Terdakwa melakukan penyiram cairan kimia kepada Andrie Yunus adalah untuk memberikan pelajaran efek jera kepada Andrie Yunus supaya tidak menjelek-jelekan TNI," kata Iswadi di persidangan.
Menhub Tanggapi Sorotan Kelaikan Taksi Green SM
Berita terpopuler lainnya menyoroti operasional taksi Green SM yang menjadi sorotan publik pascakecelakaan KRL di Bekasi Timur. Kecelakaan tersebut melibatkan taksi asal Vietnam yang tertemper KRL. Banyak pihak meragukan kualitas taksi bercat hijau itu, bahkan ada yang menyebutnya sebagai produk gagal.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi angkat bicara mengenai hal ini. Ia menilai bahwa segala tudingan harus dibuktikan melalui proses verifikasi menyeluruh. Menurut Dudy, setiap kendaraan yang beroperasi di jalan raya Indonesia telah melewati serangkaian tahapan ketat sebelum mendapatkan izin. Oleh karena itu, klaim bahwa suatu produk kendaraan cacat tidak bisa langsung disimpulkan tanpa penelusuran lebih dalam.
Daftar Berita Terpopuler Lainnya
- Mendagri Tito: Peran TNI Penting Jaga Inflasi dan Ketahanan Nasional
- 4 Prajurit TNI yang Siram Air Keras Andrie Yunus Tak Ajukan Eksepsi, Begini Respons Hakim
- Apel Pagi TNI Buka Tabir Pelaku Penyerangan Air Keras Andrie Yunus
Demikian rangkuman tiga berita utama yang menjadi sorotan publik pada Rabu, 29 April 2026. Informasi lebih lengkap dapat diikuti melalui kanal berita terpercaya.



