Bogor - Dua pemuda di Bogor Barat, Kota Bogor, menjadi korban gigitan ular jenis weling. Peristiwa tragis ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam perawatan intensif di rumah sakit. Kedua korban, yang berinisial UZ (18) dan HE (21), diduga tidak menyadari bahwa ular weling memiliki bisa yang sangat berbahaya.
Kronologi Kejadian
Menurut Lurah Pasir Jaya, Rizky Dwi Nugraha, kejadian bermula saat para korban sedang nongkrong. Salah satu korban tiba-tiba digigit oleh ular hitam dengan motif putih. Tanpa mengetahui bahwa ular tersebut berbisa, korban justru memainkannya setelah digigit.
"Pada saat kejadian, salah satu korban ada yang tergigit oleh ular. Ular hitam dengan motif ada putihnya. Nah, korban mungkin tidak tahu itu ular berbisa," kata Rizky kepada wartawan, Rabu (13/5/2026) malam.
Rekan korban yang refleks menangkap ular tersebut juga ikut memainkannya. Dalam video yang diterima detikcom, terlihat salah satu korban memegang ular weling di tangannya sambil tertawa bersama rekannya. Kedua korban digigit pada bagian tangan kiri, tepatnya di telapak tangan.
Korban Sempat Mainkan Ular
"Pada saat digigit, ada rekannya yang refleks menangkap ular tersebut. Tapi yang patut disayangkan, ketika pada saat ditangkap, info yang saya terima, ular tersebut dijadikan main-mainan lah sama korban," lanjut Rizky.
Korban berinisial HE bahkan sempat terekam video sedang memainkan ular berbahaya tersebut setelah digigit. "Untuk tergigitnya ada di bagian tangan korban, dua-duanya di tangan. Kurang lebih di telapak tangannya yang kiri infonya," ujar Rizky.
"Nah, kalau yang atasnama Hendra, kalau yang saya terima infonya, bahkan ada videonya juga yang saya dapat, itu dimain-mainin pada saat digigit, masih didiamkannya ular itu. Jadi karena mungkin tanpa sepengetahuan itu ular berbisa atau tidak, jadi mungkin ya sudah kejadian," sambungnya.
Korban Meninggal dan Kritis
Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin membenarkan bahwa satu orang meninggal dunia akibat gigitan ular weling. "Betul, satu orang yang meninggal," kata Didin saat dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).
Kedua korban, UZ (18) dan HE (21), sempat dilarikan ke Rumah Sakit UMMI Kota Bogor menggunakan ambulans. Namun, UZ meninggal dunia dan telah dimakamkan oleh keluarganya. Sementara itu, HE masih dalam kondisi kritis di ruang ICU RS UMMI dan terus mendapatkan penanganan medis.
"Korban dibawa ke rumah dan langsung dilarikan ke rumah sakit UMMI Kota Bogor menggunakan ambulance. Korban atas nama Umar Zein Syifalah (18) meninggal dunia dan sudah dimakamkan oleh keluarga tadi siang. (Korban) atas nama Hendra (21) kondisi kritis di ruang ICU RS UMMI, masih dalam penanganan medis," terang Didin.



