King Kobra Raksasa Ditemukan di Lingkungan Permukiman Warga Bogor
Kejadian menegangkan terjadi di Desa Cibeteung Muara, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Seekor ular king kobra dengan panjang mencapai 4 meter ditemukan berada di sekitar pot tanaman milik salah satu penghuni rumah. Penemuan reptil berbahaya ini langsung menimbulkan kepanikan di antara warga setempat.
Laporan Darurat dan Respons Cepat Petugas
Menurut keterangan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor, Yudi Santosa, pelapor pertama kali melihat ular tersebut pada hari Jumat (13/3/2026) sekitar pukul 23.35 WIB. "Pelapor melihat ular berada di sekitar pot tanaman milik warga," jelas Yudi Santosa pada Sabtu (14/3/2026).
Penghuni yang merasa panik segera menghubungi nomor darurat 112 untuk meminta bantuan. Panggilan darurat ini langsung direspons oleh petugas damkar dari Sektor Parung yang bersiap melakukan proses evakuasi. "Pelapor panik dan segera menghubungi emergency call 112 dan direspons oleh disdamkar Sektor Parung untuk dilakukannya proses evakuasi," tambah Yudi Santosa.
Proses Evakuasi yang Dilakukan Petugas
Tim petugas damkar segera bergerak menuju lokasi kejadian dengan membawa berbagai peralatan khusus untuk menangani ular berbisa tersebut. Mereka tiba di Desa Cibeteung Muara sekitar pukul 00.07 WIB dini hari.
Proses evakuasi berlangsung dengan hati-hati mengingat ukuran ular yang cukup besar dan potensi bahaya yang ditimbulkan. Petugas menggunakan teknik khusus untuk mengamankan king kobra tersebut tanpa membahayakan warga maupun hewan itu sendiri.
Ular Berhasil Dievakuasi dalam Waktu Singkat
Dalam waktu yang relatif singkat, tepatnya selama 45 menit, petugas berhasil menyelesaikan operasi evakuasi. "Situasi akhir kondusif, ular berhasil dievakuasi. Evakuasi dilakukan selama 45 menit," tegas Yudi Santosa menutup penjelasannya.
Keberhasilan evakuasi ini meredakan ketegangan yang sempat melanda warga Desa Cibeteung Muara. Petugas damkar menunjukkan profesionalisme dalam menangani situasi darurat yang melibatkan hewan berbahaya di lingkungan permukiman.
Kejadian ini mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi keberadaan satwa liar di sekitar lingkungan tempat tinggal, terutama di daerah yang berdekatan dengan kawasan alami. Koordinasi yang baik antara warga dan petugas berwenang terbukti efektif dalam mengatasi situasi darurat semacam ini.
