Kesaksian Penumpang Selamat Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
Seorang penumpang Commuter Line bernama Munir (33) menceritakan pengalaman mengerikan saat kereta yang ditumpanginya terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/4) malam. Menurut Munir, banyak penumpang yang terjebak di dalam gerbong dan mengalami luka-luka akibat tabrakan tersebut.
"Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong," kata Munir di lokasi kejadian, Senin (27/4). Ia menjelaskan bahwa peristiwa bermula saat kereta yang ditumpanginya dari arah Jakarta menuju Cikarang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Kereta tersebut berhenti karena ada Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi yang menabrak satu unit mobil taksi online. Saat berhenti, tiba-tiba dari arah belakang melintas Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dan langsung menghantam Commuter Line yang ditumpangi Munir.
"Banyak itu ada korban di dalam terjebak, kalau saya pas kejadian langsung ke luar gerbong," ucapnya. Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 20.53 WIB. Hingga saat ini, proses evakuasi masih dilakukan oleh aparat gabungan dan relawan. Beberapa korban dievakuasi menggunakan kursi roda untuk kemudian dibawa ke rumah sakit.
Informasi terbaru menyebutkan bahwa korban meninggal dunia dalam kecelakaan ini bertambah menjadi empat orang. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang meninjau lokasi kejadian mengungkapkan bahwa evakuasi masih berlangsung dan sementara sudah 29 orang dievakuasi ke rumah sakit, dengan tiga orang meninggal dunia. Kecelakaan ini juga menyebabkan pemadaman sementara aliran listrik atas di lintasan Stasiun Cibitung-Bekasi Timur untuk mendukung proses evakuasi.



