Kecelakaan 2 Truk di Tol Tangerang-Merak, 1 Sopir Terluka Akibat Pecah Ban
Kecelakaan 2 Truk di Tol Tangerang-Merak, 1 Sopir Terluka

Kecelakaan Dua Truk di Tol Tangerang-Merak, Satu Sopir Alami Luka-Luka

Sebuah insiden kecelakaan yang melibatkan dua kendaraan berat terjadi di ruas Tol Tangerang-Merak. Kejadian ini melibatkan sebuah truk pengangkut gabah dan sebuah truk tangki gas milik Pertamina, yang mengakibatkan salah satu truk terguling dan sopirnya mengalami luka-luka.

Lokasi dan Waktu Kejadian

Kecelakaan tersebut terjadi pada hari Senin, 16 Maret 2026, sekitar pukul 01.00 WIB. Lokasi tepatnya berada di Kilometer 76 Tol Tangerang-Merak, tepatnya di wilayah Kidemang, Kota Serang, Provinsi Banten. Saat kejadian, kondisi lalu lintas di wilayah tol tersebut dilaporkan cukup ramai oleh kendaraan.

Kronologi Kecelakaan Menurut Polisi

Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Serang Korlantas Polri, Kompol Deny Yuda, memberikan penjelasan mengenai kronologi insiden ini. Menurutnya, truk muatan gabah tersebut awalnya datang dari arah Merak menuju Jakarta dan berjalan di lajur 1 atau lajur paling kiri.

"Setibanya di TKP, menurut keterangan pengemudi, light truk mengalami pecah ban kanan depan," ucap Kompol Deny Yuda. Akibat masalah pecah ban tersebut, sopir truk gabah tidak dapat mengendalikan kendaraannya dengan baik, sehingga truk pun oleng ke kanan atau ke lajur 2.

Pada saat yang bersamaan, sebuah truk tangki yang sedang berjalan di lajur 2 tidak dapat menghindar dan menabrak truk gabah yang oleng tersebut. "Truk tangki yang berjalan di lajur dua menabrak light truk, menyebabkan keduanya oleng ke kanan dan berpindah jalur arah Merak," tambahnya.

Dampak dan Kerusakan yang Terjadi

Insiden tabrakan ini mengakibatkan beberapa kerusakan material. Jalur pembatas tol di tengah mengalami kerusakan akibat benturan. Truk pengangkut gabah terguling dan mengalami kerusakan parah, sementara truk tangki Pertamina juga mengalami kerusakan di bagian depannya.

Yang paling penting, sopir truk gabah menjadi korban luka dalam kecelakaan ini. "Sopir light truk korban luka dirawat di rumah sakit," kata Kompol Deny Yuda. Kondisi sopir tersebut saat ini masih dalam perawatan medis untuk pemulihan.

Kejadian ini mengingatkan pentingnya pemeriksaan kendaraan secara berkala, terutama untuk kendaraan berat yang sering melintasi jalan tol. Pecah ban menjadi faktor penyebab utama dalam insiden ini, yang dapat dicegah dengan perawatan yang tepat.