Kebakaran Ruko di Tambora Lukai 5 Petugas Damkar dan 2 Warga, 200 Jiwa Terdampak
Kebakaran Ruko Tambora Lukai 5 Petugas Damkar dan 2 Warga

Kebakaran Hebat di Ruko Konfeksi Tambora Lukai 5 Petugas Damkar dan 2 Warga

Sebuah kebakaran besar melanda rumah toko (ruko) konfeksi di wilayah Tambora, Jakarta Barat, sejak dini hari tadi. Insiden ini menyebabkan sejumlah korban luka, termasuk petugas pemadam kebakaran dan warga setempat.

Korban Luka dari Petugas dan Warga

Menurut Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Ahmad Saiful Kahfi, terdapat lima petugas damkar yang mengalami luka-luka dalam penanganan kebakaran. Kelima petugas tersebut berinisial KSD (40), RDB (38), SFA (35), ADT (40), dan SYD. Cedera yang dialami beragam, mulai dari terdampak reruntuhan bangunan, mengalami sesak napas selama operasi pemadaman, hingga terjatuh dari tangga.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat dua warga juga terluka dalam kejadian ini. Kedua warga tersebut adalah ANS (17) dan SBL (16) yang menderita luka di telapak kaki serta mengalami sesak napas saat kebakaran terjadi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Skala Kebakaran dan Upaya Pemadaman

Kebakaran yang terjadi di Jalan Tanah Sereal RT 11 RW 9, Tanah Sereal, Tambora, ini memerlukan respons besar dari pihak berwenang. Sebanyak 28 unit mobil pemadam kebakaran beserta 140 personel dikerahkan ke lokasi untuk mengatasi kobaran api yang melahap area seluas sekitar 1.000 meter persegi.

Kapusdatin Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Yohan, menyatakan bahwa kebakaran ini berdampak pada beberapa bangunan, termasuk konfeksi home industri, rumah tinggal, dan warung makan Tegal. Sedikitnya 200 jiwa dari puluhan keluarga terdampak di dua wilayah RT tersebut, mengakibatkan gangguan signifikan bagi komunitas setempat.

Penyebab dan Kronologi Kejadian

Kebakaran pertama kali diketahui oleh warga yang melihat karyawan konfeksi berlarian meminta bantuan untuk memadamkan api. Api dilaporkan muncul dari mesin konfeksi di lantai satu, kemudian dengan cepat merambat ke lantai atas bangunan.

"Penyebab kebakaran, dugaan sementara korsleting mesin konfeksi," jelas Yohan. Insiden ini menyoroti pentingnya keselamatan listrik di lingkungan industri kecil dan permukiman padat penduduk.

Operasi pemadaman masih berlangsung intensif untuk mencegah api meluas lebih jauh dan memastikan keamanan warga sekitar. Investigasi lebih lanjut akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran dan mengevaluasi langkah-langkah pencegahan di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga