Kebakaran Gudang Kardus di Depok Picu Aksi Gotong Royong Warga Evakuasi Mobil
Kebakaran Gudang Kardus di Depok, Warga Gotong Mobil

Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah Penyimpanan Kardus di Depok

Sebuah insiden kebakaran melanda sebuah rumah yang difungsikan sebagai gudang penyimpanan kardus di wilayah Cilangkap, Kecamatan Tapos, Kota Depok, pada Senin malam, 6 April 2026. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB ini memicu respons cepat dari warga setempat yang menunjukkan solidaritas tinggi melalui aksi gotong royong.

Warga Bergotong Royong Evakuasi Kendaraan Korban

Menurut keterangan Nurjaya, Ketua RW 7 Cilangkap, warga yang melihat kobaran api langsung berinisiatif melakukan evakuasi. "Diduga ada korsleting listrik, ada asap berasal dari gudang penyimpanan kardus," jelas Nurjaya seperti dikutip pada Selasa, 7 April 2026.

Nurjaya menambahkan bahwa gudang rumah yang dijadikan tempat penyimpanan kardus menyebabkan api cepat membesar dan merambat ke bagian rumah lainnya. "Ini yang terbakar sebenarnya rumah tinggal," tegasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sementara menunggu kedatangan petugas, warga melakukan evakuasi terhadap kendaraan milik korban yang terkunci di lokasi kejadian. "Mobil yang terkunci itu langsung digotong warga secara beramai-ramai," ungkap Nurjaya. Total tiga unit sepeda motor dan satu mobil berhasil dievakuasi secara manual oleh warga.

Kerugian Material Mencapai Rp2 Miliar

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Depok akhirnya berhasil memadamkan api setelah melakukan upaya pemadaman. Namun, rumah seluas 600 meter persegi tersebut telah hangus terbakar tanpa menyisakan bagian yang utuh.

"Kalau kerugiannya diperkirakan mencapai Rp2 miliar," ungkap Nurjaya mengenai besarnya kerugian material akibat kebakaran ini.

Korban Selamat tapi Alami Syok

Pemilik rumah bersama kedua anaknya berhasil selamat dari amukan api yang melalap kediaman mereka. Keluarga korban telah dievakuasi ke rumah warga lainnya untuk mendapatkan perlindungan sementara.

Namun, kondisi korban dilaporkan mengalami syok karena tidak menduga akan mengalami musibah kebakaran. "Kondisi korban terlihat syok ya, saudaranya sudah berdatangan untuk menenangkan korban," pungkas Nurjaya.

Nurjaya menyampaikan apresiasi terhadap semangat gotong royong warga. "Kami bersyukur warga sangat antusias membantu mengevakuasi korban beserta motor dan mobilnya," terangnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga