Kebakaran Hebat di Bintaro Jaksel Berawal dari Pabrik Kerupuk, 10 Rumah Hangus
Sebuah kebakaran besar terjadi di kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, pada Sabtu (14/3/2026). Insiden ini dilaporkan bermula dari sebuah pabrik kerupuk di lokasi tersebut, yang kemudian dengan cepat menjalar ke area permukiman warga.
Api Menjalar Cepat Akibat Kondisi Angin Kencang
Menurut Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, Asril Rizal, api terlihat pertama kali dari pabrik kerupuk dan dengan segera menyebar ke lapak serta rumah kontrakan di sekitarnya. "Warga melihat api dari pabrik kerupuk dengan kondisi api menjalar dengan cepat ke bagian lapak dan rumah kontrakan," jelas Asril Rizal.
Kondisi angin yang kencang menjadi faktor utama yang mempercepat penyebaran api. Hal ini membuat upaya pemadaman oleh warga menggunakan air menjadi tidak efektif. "Warga berusaha memadamkan dengan air tidak bisa padam. Karena arah angin cepat dan api menjalar ke bagian depan," tambahnya.
Kerugian Material yang Signifikan
Akibat kebakaran ini, total dua lapak dan sepuluh rumah warga hangus terbakar. Lokasi kejadian tepatnya berada di Jalan Bintaro Permai 3 RT 13 RW 08, Bintaro, Pesanggrahan. Warga sempat mencoba memadamkan api secara mandiri, namun upaya tersebut gagal karena intensitas api yang terlalu besar dan kondisi angin yang tidak mendukung.
Respons Cepat dari Petugas Pemadam Kebakaran
Laporan kebakaran pertama kali diterima oleh Jakarta Siaga 112 pada pukul 10.48 WIB. Tim pemadam kebakaran kemudian bergegas ke lokasi dengan mengerahkan 28 unit mobil damkar dan 145 personel. "Api dilokalisir pukul 11.35 WIB. Status kuning, situasi pendinginan," ungkap Asril Rizal.
Dalam video yang beredar, terlihat jelas angin berembus cukup kencang di lokasi kejadian. Kondisi ini tidak hanya memicu penyalaan api lebih cepat, tetapi juga berpotensi menyebabkan perambatan api ke area yang lebih luas. Upaya pendinginan masih terus dilakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran ulang.
Insiden ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk seperti Bintaro. Pihak berwenang terus memantau situasi untuk memastikan keamanan warga setempat.
