Ibu di Blora Tewas Kesetrum Saat Rumah Kebanjiran, Anaknya Selamat
Ibu di Blora Tewas Kesetrum Saat Rumah Kebanjiran

Tragedi di Tengah Banjir: Ibu di Blora Tewas Tersetrum Listrik

Sebuah insiden memilukan terjadi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, ketika seorang ibu bersama anaknya menjadi korban sengatan listrik di tengah banjir yang melanda rumah mereka. Peristiwa ini mengakibatkan sang ibu meninggal dunia, sementara anaknya berhasil diselamatkan dalam kondisi kritis.

Korban Tewas dan Selamat dalam Kejadian Malam Itu

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Blora, AKP Midiyono, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu. "Benar telah terjadi peristiwa orang meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik di wilayah Kecamatan Cepu. Korban berinisial DR meninggal dunia, sementara satu korban lainnya yakni anak korban berinisial GZR berhasil diselamatkan dan masih dalam perawatan medis," ungkap Midiyono seperti dilansir dari detikJateng pada Senin (13/4/2026).

Kejadian bermula pada Jumat (10/4) sekitar pukul 21.40 WIB, ketika luapan air banjir mulai memasuki rumah korban. Warga setempat yang menemukan kejadian tersebut melaporkan bahwa korban DR sudah dalam posisi tertelungkup di lantai dapur yang tergenang air, tepat di dekat lemari es. Di dekatnya, anaknya yang berinisial GZR (10 tahun) tergeletak dalam posisi terlentang.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Upaya Penyelamatan dan Evakuasi Mendesak

Menyadari bahaya yang mengancam, warga yang mengetahui kejadian itu segera mengambil tindakan cepat dengan mencabut colokan kabel kulkas untuk memutus aliran listrik. Anak korban, GZR, kemudian dievakuasi dengan segera ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit NU Cakra Medika Cepu untuk mendapatkan pertolongan medis darurat.

"Beruntung, nyawa GZR berhasil diselamatkan dan kini dalam perawatan intensif," jelas Midiyono lebih lanjut. Sementara itu, ketika DR dievakuasi dan diperiksa oleh tim medis rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Polisi memastikan bahwa tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jenazah korban, mengindikasikan bahwa kematian benar-benar disebabkan oleh sengatan listrik.

Peringatan tentang Bahaya Listrik Saat Banjir

Insiden ini menyoroti kembali betapa berbahayanya kombinasi antara banjir dan instalasi listrik yang tidak aman. Banjir dapat menyebabkan korsleting listrik dan meningkatkan risiko tersetrum, terutama jika peralatan elektronik terendam air atau kabel listrik mengalami kerusakan.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengambil langkah-langkah pencegahan saat banjir melanda, seperti:

  • Segera memutus aliran listrik utama di rumah jika air mulai masuk.
  • Menghindari menyentuh peralatan elektronik atau stopkontak yang basah.
  • Mengungsi ke tempat yang lebih aman jika banjir semakin tinggi dan berpotensi membahayakan.
  • Memastikan instalasi listrik di rumah memenuhi standar keselamatan.

Tragedi di Blora ini menjadi pengingat pilih akan pentingnya kesadaran akan keselamatan listrik, terutama di musim penghujan ketika banjir kerap terjadi. Keluarga korban kini berduka, sementara pihak berwenang terus mendalami kasus ini untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga