Gempa M 5,3 Guncang Melawi Kalbar, Getaran Terasa hingga Sintang dan Sanggau
Gempa M 5,3 Guncang Melawi Kalbar, Terasa hingga Sintang

Gempa M 5,3 Guncang Melawi Kalbar, Getaran Terasa hingga Sintang dan Sanggau

Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo (M) 5,3 terjadi di wilayah Kabupaten Melawi, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Peristiwa alam ini menimbulkan getaran yang cukup kuat dan dirasakan hingga ke daerah Sintang dan Sanggau.

Detail Kejadian Gempa

Berdasarkan informasi yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun media sosial X, gempa terjadi pada hari Jumat, 13 Maret 2026, tepatnya pukul 03.04 WIB. Pusat gempa terletak di darat dengan kedalaman sekitar 10 kilometer, berada pada koordinat 0,01 Lintang Selatan dan 111,90 Bujur Timur.

Lokasi episentrum gempa berada sekitar 81 kilometer di sebelah utara Kabupaten Melawi. Hal ini menunjukkan bahwa pusat guncangan cukup dekat dengan permukaan tanah, sehingga dampaknya lebih terasa oleh masyarakat di sekitarnya.

Intensitas Getaran dan Dampak yang Dirasakan

Gempa ini tercatat memiliki intensitas getaran atau Modified Mercalli Intensity (MMI) sebesar III di beberapa wilayah. Skala MMI III mengindikasikan bahwa getaran dirasakan nyata di dalam rumah, dengan sensasi seolah-olah ada truk besar yang melintas di sekitar area tersebut.

Wilayah yang mengalami getaran dengan intensitas MMI III meliputi:

  • Sintang
  • Sanggau

Sementara itu, daerah Katingan dan Melawi sendiri melaporkan getaran dengan intensitas MMI II, yang berarti getaran lebih ringan namun tetap dapat dirasakan oleh sebagian orang.

Getaran gempa ini tidak hanya terbatas di Melawi, tetapi juga menjalar hingga ke Sintang dan Sanggau, menunjukkan bahwa dampak guncangan cukup luas di wilayah Kalimantan Barat. Masyarakat di daerah tersebut melaporkan merasakan goncangan yang cukup signifikan, meskipun hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa.

Respons dan Pemantauan Lanjutan

BMKG terus memantau perkembangan terkait gempa ini dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta waspada terhadap potensi gempa susulan. Pihak berwenang juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana, mengingat wilayah Kalimantan Barat termasuk area yang rentan terhadap aktivitas seismik.

Gempa dengan magnitudo 5,3 ini mengingatkan kita akan pentingnya memahami risiko bencana alam di Indonesia. Masyarakat diharapkan untuk selalu mengikuti informasi terbaru dari sumber resmi seperti BMKG dan menerapkan langkah-langkah keselamatan saat terjadi gempa.