Gempa Berkekuatan Magnitudo 5,2 Mengguncang Wilayah Maluku Utara
Wilayah Maluku Utara diguncang gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo (M) 5,2 pada Jumat (3/4/2026) pagi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan cepat mengonfirmasi bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, memberikan kelegaan bagi masyarakat setempat.
Detail Lokasi dan Waktu Kejadian
Gempa terjadi tepat pada pukul 08.44 WIB. Episenter gempa terletak di koordinat 1,02° Lintang Utara dan 126,50° Bujur Timur. Lokasi ini berada di laut, sekitar 100 kilometer arah barat laut Kota Ternate, Maluku Utara. Titik pusat gempa berada pada kedalaman 13 kilometer di bawah permukaan laut.
Dampak Guncangan di Wilayah Terdekat
Plt. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan bahwa berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa ini menimbulkan getaran di beberapa daerah. "Gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Pulau Batang Dua dan Kota Ternate dengan skala intensitas III MMI," ujarnya.
Skala III MMI berarti getaran dirasakan nyata di dalam rumah. Sensasinya digambarkan seperti getaran yang ditimbulkan ketika truk besar melintas. Meski terasa, hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang signifikan akibat gempa tersebut.
Penegasan BMKG tentang Potensi Tsunami
BMKG secara tegas menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. "Hasil pemodelan kami menunjukkan dengan jelas bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," tegas Rahmat Triyono. Pernyataan ini penting untuk mencegah kepanikan yang tidak perlu di kalangan masyarakat pesisir.
Hubungan dengan Gempa Sebelumnya
Gempa M 5,2 ini merupakan bagian dari rangkaian aktivitas seismik yang terjadi di wilayah tersebut. Kejadian ini merupakan gempa susulan dari gempa berkekuatan lebih besar, yaitu M 7,6, yang mengguncang Pulau Batang Dua pada 2 April 2026 pukul 05.48.14 WIB. Rangkaian gempa ini menunjukkan aktivitas tektonik yang masih berlangsung di zona tersebut.
BMKG terus memantau perkembangan dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada. Informasi terbaru akan disampaikan melalui kanal resmi BMKG untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga Maluku Utara.



