Gas Amonia Bocor di Pabrik Es Sleman, Warga Panik dan Sesak Napas
Gas Amonia Bocor di Pabrik Es Sleman, Warga Panik

Kebocoran gas amonia terjadi di sebuah pabrik es kristal di Purwomartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, pada Jumat (8/5) malam. Insiden ini menyebabkan warga sekitar panik dan mengalami sesak napas, sehingga terpaksa mengungsi. Tim Gegana Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dikerahkan untuk menangani kebocoran tersebut.

Kronologi Kebocoran Gas Amonia

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, menjelaskan bahwa kebocoran pertama kali dirasakan oleh karyawan yang sedang bekerja pada pukul 23.30 WIB. Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Yogyakarta yang memiliki alat khusus untuk menangani kebocoran gas.

"Kemudian dari pusdalops kami berkoordinasi dengan damkar Kota Jogja karena di damkar kota infonya punya cara atau alat untuk menangani bocornya itu," ungkap Bambang, Minggu (10/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penanganan Terhadap Warga Terdampak

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Raditya Kusuma Tejamurti, menyatakan bahwa sejumlah warga yang panik dan sesak napas telah diperiksa di Posko. Semua warga yang diperiksa sudah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan penanganan.

"Terdapat beberapa yang mengeluh sesak dan membutuhkan penanganan oksigen dengan saturasi awal kurang dari 95, setelah mendapatkan oksigenasi selama 30 menit keadaan membaik dan dipulangkan. Hingga saat ini sudah tidak ada pasien di posko," imbuhnya.

Pengecekan oleh Tim Gegana Polda DIY

Tim Gegana Polda DIY melakukan pengecekan langsung ke lokasi kebocoran gas. Wakil Komandan Detasemen Gegana Brimob DIY, Kompol Edi Efiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya menerjunkan dua tim yang terbagi dalam dua sesi pemeriksaan.

"Ini penanganan kebocoran gas, cuma untuk kebocoran gasnya jenis apa baru kita teliti, baru kita tangani," jelas Edi saat ditemui di Pabrik Es Kristal, Sabtu (9/5).

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti penyebab kebocoran gas amonia tersebut. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga