Bus TransJakarta Seruduk Pengendara Motor di Jakut, Satu Korban Tewas di Lokasi
Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus TransJakarta dan sepeda motor terjadi di wilayah Jakarta Utara. Kejadian ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).
Kronologi Kecelakaan di Jalan Jembatan 3
Kasus Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu (19 April 2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Lokasi kejadian tepatnya berada di Jalan Jembatan 3, Jakarta Utara.
"Kedua kendaraan, yaitu bus TransJakarta dan sepeda motor, sedang melaju dari arah selatan menuju utara," ujar Ojo dalam keterangan resminya pada Senin (20/4/2026).
Bus Diduga Kurang Hati-Hati Saat Berkendara
Menurut penyelidikan awal, bus TransJakarta dengan nomor polisi NRKB B-7859-TGC diduga kurang berhati-hati sehingga menabrak bagian belakang sepeda motor yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial AD.
"Pada saat kejadian, sepeda motor tersebut sedang memboncengkan seorang wanita berinisial IY. Mereka melaju searah di depan bus TransJakarta," jelas AKBP Ojo Ruslani.
Korban Meninggal dan Luka-Luka
Akibat tabrakan tersebut, pengemudi sepeda motor AD mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja. Kondisinya saat ini masih dalam pemantauan tim medis.
Sementara itu, wanita yang dibonceng, IY, meninggal dunia di tempat kejadian. Jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk proses visum et repertum (VER) guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Kerusakan Kendaraan dan Investigasi Berlanjut
Kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini mengalami kerusakan cukup parah. Tim dari Ditlantas Polda Metro Jaya masih melakukan penyelidikan mendalam untuk menentukan penyebab pasti insiden tersebut.
"Kami akan mengumpulkan semua bukti dan keterangan saksi untuk memastikan kronologi kejadian secara lengkap," tambah AKBP Ojo Ruslani.
Imbauan Keselamatan Berkendara
Insiden ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, terutama di jalan raya yang padat seperti di wilayah Jakarta Utara. Pengemudi kendaraan besar seperti bus diharapkan lebih waspada dan menjaga jarak aman dengan kendaraan lain.
Masyarakat juga diimbau untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan menggunakan perlengkapan keselamatan yang memadai saat berkendara, baik sebagai pengemudi maupun penumpang.



