Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Semarang KM 430 B pada Kamis (9/7/2026) pagi. Sebuah bus Hino warna hitam menabrak truk, mengakibatkan satu penumpang bus tewas dan 20 orang lainnya mengalami luka-luka.
Kronologi Kecelakaan
Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Candra, menjelaskan bahwa bus yang dikemudikan Nursoli (42) asal Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Banten, melaju dari arah Banyumanik menuju Krapyak. Saat melintasi jalan menurun di lokasi kejadian, sopir tidak dapat menguasai laju kendaraan sehingga bus menabrak mobil Toyota Sienta 1.5 V warna cokelat metalik yang dikemudikan Admiko V.D (62), warga Banyumanik, Semarang. Setelah itu, bus menghindar ke kiri dan menabrak truk dump Hino hijau yang dikemudikan Suyanto (40) asal Kecamatan Gajah, Demak, yang melaju searah di depannya.
"Semula pengemudi bus Hino melaju dari arah selatan (Banyumanik) ke utara (Krapyak), tidak dapat menguasai laju kendaraan saat melintas di penurunan jalan dan menabrak mobil Toyota Sienta. Kemudian menghindar ke kiri dan menabrak Hino Dump Truck yang melaju searah di depannya," kata Novita melalui pesan singkat kepada detikJateng pada Kamis sore.
Korban Jiwa dan Luka
Bus tersebut mengangkut 30 penumpang dan tiga kru. Akibat kecelakaan, seorang penumpang bernama Bayu A (21) asal Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, ditemukan tewas di tempat kejadian. Jenazah korban dibawa ke RSUP dr. Kariadi, Semarang. "Bayu A mengalami luka cedera kepala, MD (meninggal dunia) di TKP, dibawa ke kamar jenazah RSUP Dr. Kariadi, Kota Semarang. (Korban) Luka ringan 20 orang," pungkas Novita.
Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi pengemudi kendaraan besar untuk selalu waspada, terutama saat melintasi jalan menurun. Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.



