Brimob Polda Metro Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi
Brimob Polda Metro Evakuasi Korban Tabrakan Kereta

Polda Metro Jaya mengerahkan personel gabungan dari Satuan Brimob dan Sabhara untuk membantu proses evakuasi korban tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Petugas saat ini fokus pada evakuasi para korban.

Personel Diterjunkan ke Lokasi

"Dari pasca-kejadian Brimob dan Sabhara sudah diterjunkan ke lokasi kejadian," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Per pukul 10.56 WIB siang ini, proses evakuasi masih berlangsung. Evakuasi melibatkan personel gabungan dari TNI-Polri, Basarnas, KAI, Damkar, PMI, dan sejumlah relawan lainnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Saat ini proses evakuasi masih berlangsung, mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan korban tidak bertambah," katanya.

Fokus Evakuasi dan Pengamanan

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Henik Maryanto mengatakan pihaknya fokus untuk membantu evakuasi korban dan pengamanan lokasi untuk percepatan evakuasi. "Personel kami langsung fokus pada evakuasi korban, pengamanan lokasi, dan membantu percepatan penanganan di lapangan," ujar Henik.

Kondisi di lapangan menunjukkan kerusakan cukup parah pada bagian gerbong KRL, sementara bagian depan KA Argo Bromo Anggrek masuk hingga ke badan rangkaian KRL. Hal itu membuat proses evakuasi berlangsung cukup kompleks dan membutuhkan penanganan lanjutan dari petugas gabungan.

Korban dan Penanganan Medis

KAI mencatat per pukul 08.45 WIB total korban meninggal dunia sebanyak 14 orang dan 84 korban lainnya terluka. KAI menyatakan seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung oleh asuransi dan KAI.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyebutkan korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

Penanganan korban dilakukan di sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Barang Hilang dan Posko Informasi

KAI juga menyampaikan bahwa barang-barang milik pelanggan yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan dan saat ini berada di layanan lost and found. Pendataan dan pengelolaan barang tersebut dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian untuk mendukung proses identifikasi dan kebutuhan penanganan lebih lanjut.

KAI menyiapkan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga memperoleh informasi terkait korban dan penumpang. Keluarga dapat menghubungi Contact Center KAI 121.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga