Banjir Ciracas Jaktim, 47 Warga Dievakuasi Termasuk Ibu Hamil dan Balita
Banjir Ciracas Jaktim, 47 Warga Dievakuasi Termasuk Ibu Hamil

Banjir Ciracas Jaktim, 47 Warga Berhasil Dievakuasi Termasuk Kelompok Rentan

Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur (Jaktim) berhasil mengevakuasi 47 warga yang terdampak banjir di kawasan Cibubur, Ciracas. Banjir yang menerjang kawasan tersebut pada Sabtu (21/3/2026) ini menimbulkan ketinggian air mencapai sekitar 1,7 meter di Jalan H. Mardah RT 06/RW 03, Kelurahan Cibubur, sehingga membahayakan keselamatan warga, terutama kelompok rentan.

Fokus Evakuasi pada Kelompok Paling Berisiko

Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur, Muchtar Zakaria, menegaskan bahwa fokus utama operasi penyelamatan adalah warga yang paling berisiko. "Fokus utama kami adalah menyelamatkan warga yang paling berisiko, seperti balita, lansia, ibu hamil, dan warga yang sakit," kata Muchtar, seperti dilansir Antara, Minggu (22/3/2026).

Dari total 47 warga yang dievakuasi, terdapat:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Enam balita
  • Enam lansia
  • Satu ibu hamil
  • Dua warga dalam kondisi sakit

Mereka diprioritaskan untuk segera dipindahkan ke lokasi aman guna menghindari risiko kesehatan dan keselamatan yang lebih parah.

Operasi Penyelamatan yang Dilakukan dengan Cermat

Petugas mengerahkan dua unit rescue, satu unit pompa kebakaran (PK), serta unit selang dengan dukungan 10 personel. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 17.17 WIB dan 17.30 WIB, kemudian langsung memulai proses evakuasi pada pukul 17.32 WIB.

Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 20.30 WIB dan berjalan lancar, meskipun petugas harus menyusuri banjir yang cukup tinggi. "Petugas harus menyusuri banjir yang cukup tinggi sambil memastikan keselamatan warga, terutama anak-anak dan ibu hamil, yang membutuhkan penanganan ekstra hati-hati," jelas Muchtar.

Kondisi Air Mulai Surut dan Imbauan Kewaspadaan

Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi air mulai berangsur surut dengan penurunan sekitar 5 sentimeter (cm). Namun, petugas tetap mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan yang mungkin terjadi.

Muchtar menekankan pentingnya respon cepat dalam penanganan bencana. "Peristiwa ini kembali menegaskan pentingnya respon cepat dalam penanganan bencana, terutama untuk melindungi kelompok rentan yang paling terdampak saat banjir melanda permukiman warga," ujarnya.

Dengan evakuasi yang berhasil dilakukan, semua 47 jiwa yang terdampak kini berada di lokasi aman, menghindari risiko lebih lanjut dari bencana banjir yang melanda kawasan Ciracas, Jakarta Timur.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga