Belasan Kios di Pasar Labuan Pandeglang Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Sebuah insiden kebakaran melanda Pasar Labuan yang terletak di Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, pada Minggu (22/2/2026) sore. Peristiwa tersebut dilaporkan menghanguskan total 18 kios pedagang yang berada di area pasar tersebut. Meskipun kerusakan material cukup signifikan, pihak berwenang memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Waktu Kejadian dan Dugaan Penyebab
Menurut keterangan resmi dari Kabid Damkar BPBD-PK Pandeglang, Endan Permana, kebakaran mulai terjadi sekitar pukul 17.40 WIB, tepat pada waktu menjelang berbuka puasa. Endan menyatakan bahwa penyebab utama kebakaran diduga kuat berasal dari korsleting arus listrik yang kemudian dengan cepat menjalar ke bangunan-bangunan kios di pasar.
"Kejadian diduga dari korsleting arus listrik, yang kemudian mengakibatkan api menyambar ke bangunan kios-kios pasar," ujar Endan Permana dalam pernyataannya. Ia menambahkan bahwa sebelum api membesar, sejumlah warga sempat melihat kepulan asap pekat berwarna hitam yang mengepul dari atas kios-kios tersebut.
Upaya Pemadaman dan Kondisi Kios
Endan menjelaskan bahwa api berkobar dengan sangat cepat dan langsung menghanguskan kios-kios yang sebagian besar terbuat dari material kayu. Beberapa warga sempat berupaya untuk memadamkan api menggunakan alat seadanya, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil karena kobaran api sudah terlalu besar dan sulit untuk dikendalikan.
"Tim langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan," kata Endan mengenai respons cepat dari tim Damkar setempat. Tim pemadam kebakaran segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan operasi pemadaman secara intensif guna mencegah api semakin meluas.
Kerugian Materi dan Evaluasi
Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, kerugian materi akibat kebakaran ini ditaksir mencapai angka yang cukup besar. Endan Permana mengonfirmasi bahwa total kerugian material diperkirakan sekitar Rp 300 juta.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian materi keseluruhan kurang lebih sebesar Rp 300 juta," tegasnya. Peristiwa ini menjadi peringatan penting mengenai pentingnya pengecekan dan perawatan instalasi listrik secara berkala, terutama di area pasar tradisional yang padat aktivitas.
Insiden kebakaran di Pasar Labuan Pandeglang ini menyoroti kembali urgensi kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran di tempat-tempat publik. Pihak berwenang diharapkan dapat melakukan evaluasi menyeluruh untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.