KOMPAS.com - Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas diklaim menginformasikan adanya bantuan dana hibah dari Yayasan Al Bayti. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, video tersebut merupakan hasil manipulasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Narasi yang Beredar
Video yang mengeklaim Yaqut Cholil Qoumas menginformasikan bantuan dana hibah dari Yayasan Al Bayti salah satunya dibagikan oleh akun Facebook ini. Dalam unggahan tersebut, masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan diminta untuk mendaftar melalui Facebook Messenger.
Penelusuran Fakta
Tim Cek Fakta Kompas.com melakukan penelusuran mendalam terhadap video tersebut. Beberapa indikasi manipulasi AI ditemukan, seperti ketidakwajaran gerakan bibir dan suara yang tidak sinkron. Selain itu, tidak ada pernyataan resmi dari Yaqut Cholil Qoumas maupun Yayasan Al Bayti mengenai program bantuan tersebut.
Pakar teknologi informasi juga mengonfirmasi bahwa video tersebut menggunakan teknologi deepfake untuk meniru penampilan dan suara mantan menteri. Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi dan selalu melakukan pengecekan fakta terlebih dahulu.
Kesimpulan
Video yang mengklaim Yaqut Cholil Qoumas memberikan informasi bantuan dana hibah dari Yayasan Al Bayti adalah hoaks. Video tersebut merupakan hasil manipulasi AI yang bertujuan untuk menipu masyarakat. Pastikan untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum menyebarkannya.



