Sebagian besar masyarakat Indonesia masih memegang kepercayaan turun-temurun bahwa garam merupakan senjata ampuh untuk mengusir ular yang masuk ke lingkungan rumah. Kebiasaan menaburkan garam di sekitar area jendela, pintu, ventilasi, hingga plafon rumah telah lama dilakukan karena diyakini dapat menyebabkan ular merasa perih dan enggan memasuki ruangan.
Kepercayaan Masyarakat yang Mengakar
Praktik ini sering diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bagian dari upaya pencegahan sederhana terhadap ancaman reptil tersebut. Banyak orang beranggapan bahwa kandungan dalam garam mampu mengiritasi kulit atau sisik ular, sehingga membuatnya menjauh dari area yang ditaburi.
Fakta Ilmiah yang Membantah Mitos
Namun, benarkah menabur garam bisa efektif mengusir ular? Dilansir dari sumber terpercaya seperti Insect Cop, anggapan bahwa garam dapat mengusir ular ternyata hanyalah mitos belaka yang tidak memiliki dasar ilmiah. Penelitian menunjukkan bahwa garam hanya efektif untuk mengusir hewan-hewan bertekstur tubuh lunak dan berlendir, seperti siput atau lintah, karena kandungan natrium kloridanya yang dapat menyebabkan dehidrasi pada makhluk tersebut.
Sayangnya, hal ini tidak berlaku sama sekali bagi ular. Kulit ular yang bersisik dan relatif keras tidak terpengaruh oleh garam seperti halnya hewan berlendir. Ular tidak memiliki mekanisme fisiologis yang membuatnya peka terhadap garam dalam konteks pengusiran seperti mitos yang beredar.
Alternatif yang Lebih Efektif
Oleh karena itu, masyarakat disarankan untuk tidak lagi mengandalkan metode ini untuk keamanan rumah. Sebagai gantinya, ada beberapa langkah praktis yang lebih terbukti efektif, antara lain:
- Menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah untuk mengurangi tempat persembunyian ular.
- Memasang pagar atau penghalang fisik yang dapat mencegah ular masuk.
- Menggunakan jasa profesional atau alat pengusir ular yang telah teruji secara ilmiah.
Dengan memahami fakta ini, diharapkan masyarakat dapat mengambil tindakan pencegahan yang lebih tepat dan aman dalam menghadapi potensi kehadiran ular di sekitar tempat tinggal.



