Gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa pada pekan ini telah menewaskan sedikitnya 18 orang di Prancis, menurut laporan resmi. Suhu di sejumlah kota memecahkan rekor, memaksa penutupan sekolah dan perubahan jadwal di berbagai wilayah.
Suhu Ekstrem di Prancis dan Spanyol
Di Bordeaux, wilayah penghasil anggur di barat Prancis, suhu mencapai 41,9 derajat Celcius, melampaui rekor sebelumnya yang tercatat pada Agustus tahun lalu. Sementara itu, di Poitiers, Prancis tengah, suhu mencapai 41,2 derajat Celcius, mengalahkan rekor tertinggi sebelumnya pada tahun 1947. Di San Sebastián, Spanyol utara yang biasanya lebih sejuk, suhu diperkirakan mencapai 40 derajat Celcius. Peramal cuaca Inggris juga memperingatkan potensi rekor suhu untuk bulan Juni minggu ini.
Korea Utara: Target Pembangunan Kapal Perang
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peluncuran kapal perusak serbaguna baru bernama Choe Hyon (berbobot 5.000 metrik ton) di pelabuhan Nampho. Menurut kantor berita KCNA, Kim menegaskan bahwa Korea Utara harus membangun dua kapal perang sebesar Choe Hyon setiap tahun selama lima tahun ke depan. Selain itu, negara tersebut berencana segera mengerahkan kapal perusak 5.000 ton lainnya bernama Kang Kon, bersama dengan kapal perang strategis 10.000 ton. Kapal Kang Kon sebelumnya diperbaiki setelah sebagian terbalik saat upacara peluncuran tahun lalu. Kim menyebut angkatan laut yang dulunya menjadi titik terlemah militer Korea Utara kini akan menjadi "sesuatu yang luar biasa di luar imajinasi."
PBB Tuduh Israel Bunuh Anak Palestina
Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui Laporan Komisi Penyelidikan Internasional Independen tentang Wilayah Palestina yang Diduduki menuduh Israel secara sengaja menargetkan dan membunuh anak-anak Palestina di Gaza, termasuk dengan menembak langsung "organ vital mereka" menggunakan drone dan penembak jitu. Laporan tersebut, yang dirilis Rabu (24/6), merinci dugaan kejahatan terhadap anak-anak Palestina sejak perang Gaza dimulai pada Oktober 2023. Temuan penyelidikan menyebutkan bahwa "pemerintah dan pasukan keamanan Israel dengan sengaja melakukan tindakan yang menyebabkan kematian dan kerusakan fisik dan mental yang parah pada ratusan ribu anak-anak Palestina." Laporan itu juga menuduh Israel melakukan genosida, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan, termasuk penganiayaan berdasarkan usia. "Menghancurkan masa kanak-kanak secara permanen, termasuk ikatan keluarga, identitas, kepolosan, keselamatan, dan masa depan," demikian bunyi laporan.
Oposisi Australia Bungkam soal Multikulturalisme
Pemimpin oposisi Australia Angus Taylor menolak memberikan pernyataan tegas apakah Koalisi masih mendukung multikulturalisme atau tidak. Saat ditantang berulang kali, Taylor tidak memberikan posisi, malah mengatakan budaya yang ingin dilihatnya adalah orang-orang yang mendukung "nilai-nilai Australia." Ia menghindari klarifikasi dengan berkata, "Jelaskan kepada saya apa yang Anda maksud dengan itu. Ada banyak kata-kata samar yang beredar. Satu hal yang ingin kita semua bagikan adalah nilai-nilai inti Australia itu." Pernyataan ini muncul di tengah tekanan dari partai One Nation yang mengusulkan pengakhiran multikulturalisme di Australia.



