Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, menyatakan dukungannya terhadap prioritas distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang difokuskan pada tiga kelompok: ibu menyusui (busui), ibu hamil (bumil), dan balita. Pernyataan ini disampaikan di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin (22/6/2026).
Tiga Prioritas MBG untuk Percepatan Penurunan Stunting
Menurut Cak Imin, pemilihan ketiga kelompok tersebut sebagai prioritas merupakan langkah yang tepat untuk mengatasi masalah stunting secara lebih efektif dan cepat. Ia mengapresiasi kepemimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) yang telah melakukan evaluasi dan menetapkan skala prioritas. "Saya melihat skala prioritas, busui, bumil, balita, itu skala prioritas yang paling tepat," ujarnya.
Cak Imin berharap seluruh pemangku kepentingan dapat mengawal program prioritas pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming ini. Ia juga meminta pihak-pihak yang belum termasuk dalam prioritas untuk merelakan demi efektivitas program. "Sehingga, yang lain sebelum skala prioritas harus merelakan untuk mengatasi stunting dengan secara lebih efektif dan cepat," ungkapnya. Ia menambahkan pentingnya manajemen dan tata kelola kelembagaan yang baik agar program tepat sasaran sesuai perintah Presiden.
Target B3: Busui, Bumil, Balita
Cak Imin mengungkapkan bahwa target yang disebut sebagai B3 (busui, bumil, balita) sempat disampaikan oleh Kepala BGN Nanik S Deyang dalam rapat bersama. Meskipun demikian, ia mengaku belum mendapatkan informasi terbaru mengenai perkembangan program tersebut. "Yang sudah didengar dari rapat bersama Kepala BGN ya, B3 itu: ibu menyusui, ibu hamil, balita," kata Ketua Umum PKB ini.
Meskipun prioritas diberikan pada tiga kelompok tersebut, Cak Imin menegaskan bahwa siswa SD dan SMP tetap akan mendapatkan manfaat dari program MBG. "Tapi kan dengan duit sebesar itu pasti SD dapat, SMP dapat," sambungnya. Hal ini menunjukkan bahwa program MBG tetap menjangkau anak usia sekolah, meskipun fokus utama diarahkan pada kelompok rawan stunting.
Dukungan terhadap Keputusan BGN
Cak Imin menyatakan persetujuannya terhadap keputusan BGN yang memprioritaskan busui, bumil, dan balita. Ia menilai rencana tersebut sudah sangat tepat. "Saya hanya menyambut baik, saya menyambut baik B3 yang busui, bumil, sama balita itu. Luar biasa itu," imbuhnya. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi semua pihak untuk memastikan program berjalan efektif.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) juga mengungkapkan adanya berbagai masalah internal di BGN yang sedang dibenahi. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah serius dalam memperbaiki tata kelola program MBG agar lebih tepat sasaran.



