Makan Siang Sekolah di Thailand Terkontaminasi, 267 Siswa dan Guru Dirawat
Makan Siang Sekolah Thailand Terkontaminasi, 267 Dirawat

KOMPAS.com - Sebuah insiden keracunan massal terjadi di Provinsi Yasothon, Thailand, setelah makan siang sekolah terkontaminasi. Sebanyak 267 siswa dan guru taman kanak-kanak (TK) dilarikan ke rumah sakit akibat mengonsumsi makanan yang tercemar.

Kronologi Kejadian

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Yasothon, Pathompong Pruprong, mengungkapkan bahwa kasus kontaminasi ini terjadi pada Rabu (10/6/2026). Para korban mulai menunjukkan gejala seperti sakit perut, muntah, diare, dan demam tinggi setelah menyantap makanan yang disediakan di sekolah.

Penanganan Medis

Dari 267 pasien yang dilaporkan, sebanyak 129 orang dirujuk ke Rumah Sakit Yasothon untuk menjalani perawatan intensif. Sementara itu, 55 orang lainnya dirawat inap di fasilitas kesehatan setempat guna mendapatkan penanganan lebih lanjut. Sisanya diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka stabil.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dikutip dari BangkokPost, Selasa (16/6/2026), otoritas setempat masih melakukan penyelidikan untuk menentukan sumber kontaminasi. Dugaan sementara mengarah pada bahan makanan yang tidak higienis atau proses penyimpanan yang kurang baik.

Insiden ini menjadi peringatan bagi pihak sekolah dan instansi terkait untuk lebih ketat dalam mengawasi kebersihan makanan yang disajikan kepada siswa. Kesehatan dan keselamatan anak-anak harus menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program makan siang sekolah.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga