Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Haji Mochamad Irfan Yusuf dan Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak ke Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor pada Rabu, 17 Juni 2026. Pertemuan ini digelar untuk membahas evaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun 2025.
Kedatangan Menteri dan Wamen Haji
Pantauan di lokasi menunjukkan Gus Irfan tiba di Hambalang pukul 14.28 WIB. Ia mengakui agenda pertemuan adalah membahas penyelenggaraan haji. "Pasti bahas soal haji, tapi kepastiannya nanti ya nunggu hasil pertemuan dulu," ujarnya.
Senada dengan itu, Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan pihaknya akan melaporkan pelaksanaan haji yang telah berlangsung. Menurutnya, Presiden Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan dalam penyelenggaraan haji.
Perhatian Presiden terhadap Pelayanan Haji
"Memang kan perhatian presiden terhadap impian seluruh umat Islam di Indonesia terkait hajinya yang pelayanannya prima itu adalah bagian penting. Jadi, beliau ingin melihat dan mendengar perbaikan-perbaikan terkait dengan pelaksanaan haji selama ini," jelas Dahnil.
Dahnil menyebut ada sekitar 20 poin perbaikan yang akan disampaikan kepada Presiden Prabowo. Poin-poin tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari fasilitas hingga kesehatan jemaah haji.
"Banyak, banyak. Jadi, beberapa ada sekitar 20 poin perbaikan yang kita lakukan dan itu nanti akan disampaikan kepada Bapak Presiden," ujarnya.
"Catatan Pak Presiden adalah mimpi sebagian besar umat Islam itu harus dilaksanakan dengan baik dan hari ini kami ingin laporkan pelaksanaan haji tersebut," lanjut Dahnil.
Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan kualitas pelayanan haji di masa mendatang.



