Kesepakatan AS-Iran Belum Redam Ketegangan Politik di Teheran
Kesepakatan AS-Iran Masih Sisakan Ketegangan Politik

KOMPAS.com - Kesepakatan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran tidak serta-merta menutup seluruh ketegangan politik di Teheran. Pengumuman pada Minggu (14/6/2026) bahwa kedua negara telah mencapai kesepakatan masih menyisakan banyak pertanyaan, terutama menjelang penandatanganan nota kesepahaman yang direncanakan berlangsung pada Jumat (19/6/2026) di Swiss.

Perbedaan Sikap Antar-Faksi

Di dalam negeri Iran, perbedaan sikap antar-faksi masih terlihat kuat dan diperkirakan akan kembali muncul saat kesepakatan memasuki tahap implementasi dalam beberapa bulan mendatang. Sejumlah kelompok di lingkar kekuasaan Iran menilai, setiap kesepakatan dengan AS harus dipastikan tidak membuat Teheran terlihat “menyerah” kepada Washington maupun Israel.

Ketegangan ini menunjukkan bahwa meskipun ada kesepakatan di tingkat diplomatik, dinamika politik internal Iran masih kompleks dan berpotensi menghambat implementasi. Para pengamat memperkirakan bahwa faksi-faksi konservatif akan terus mengkritik langkah pemerintah yang dianggap terlalu lunak terhadap AS.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Prospek ke Depan

Penandatanganan nota kesepahaman di Swiss diharapkan menjadi langkah awal menuju stabilitas, namun tantangan politik di dalam negeri Iran masih menjadi hambatan besar. Masyarakat internasional akan mengawasi bagaimana Teheran mengelola perbedaan internal ini sambil tetap menjalankan komitmennya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga