Veri AFI Buka Suara Soal Kondisi Mata yang Alami Ablasio Retina
Mantan penyanyi jebolan ajang pencarian bakat Akademi Fantasi Indonesia (AFI), Veri, mengungkapkan perjuangan pribadinya melawan kondisi mata yang serius. Dalam sebuah wawancara, dia menceritakan bagaimana ablasio retina yang dideritanya telah mengubah jalan hidupnya secara drastis.
Impian yang Terpaksa Ditinggalkan
Setelah meninggalkan dunia hiburan, Veri memutuskan untuk mengejar cita-citanya sebagai seorang desainer grafis. Dia menjalani pendidikan kuliah di bidang tersebut dan mulai menekuni pekerjaan profesional. Namun, semua rencana dan impiannya itu harus berhenti tiba-tiba ketika dia didiagnosis mengalami ablasio retina pada mata kirinya.
"Aku benar-benar merasa duniaku seperti runtuh lagi. Aku kena ablasio retina, mata kiri aku," kata Veri dengan nada sedih dalam acara Feni Rose Official. Pengakuan ini menyoroti betapa kondisi kesehatan mata yang serius dapat menghancurkan harapan dan karier seseorang.
Dampak Ablasio Retina pada Kehidupan dan Karier
Ablasio retina adalah kondisi medis di mana retina mata terlepas dari jaringan pendukungnya, yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan serius hingga kebutaan jika tidak ditangani dengan tepat. Bagi Veri, kondisi ini tidak hanya mengancam penglihatannya tetapi juga memaksa dia untuk menyerah pada mimpinya sebagai desainer grafis.
Perjalanan Veri dari dunia hiburan ke desain grafis menunjukkan dedikasinya dalam membangun karier baru. Sayangnya, penyakit ini menjadi penghalang besar yang tidak terduga. Dia menggambarkan perasaannya seolah-olah dunia yang baru dibangunnya runtuh untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya meninggalkan karier menyanyi.
Refleksi dan Harapan ke Depan
Meskipun harus menghadapi kenyataan pahit ini, cerita Veri mengingatkan kita akan pentingnya kesehatan mata dan kesadaran akan kondisi seperti ablasio retina. Pengalamannya juga menjadi contoh nyata bagaimana masalah kesehatan dapat mengubah arah hidup seseorang secara mendadak.
Veri berharap bahwa dengan membagikan kisahnya, dia dapat menginspirasi orang lain untuk lebih memperhatikan kesehatan mata dan tidak menyerah dalam menghadapi tantangan hidup. Meski impian sebagai desainer grafis mungkin harus ditunda atau diubah, semangatnya untuk terus berjuang tetap menjadi pelajaran berharga bagi banyak orang.



