Mayones merupakan salah satu saus yang umum ditemukan pada berbagai makanan modern, seperti dimsum, sushi, dan menu lainnya. Saus ini digemari banyak anak muda karena rasanya yang creamy dan gurih. Namun, tidak banyak yang menyadari kandungan gizi dari saus mayones. Konsumsi yang berlebihan dinilai tidak baik bagi kesehatan. Lantas, apa kandungan dari saus mayones?
Kandungan Gizi Mayones
Mayones terbuat dari campuran minyak nabati, kuning telur, cuka atau lemon, dan bumbu-bumbu. Kandungan utamanya adalah lemak, yang sebagian besar merupakan lemak jenuh dan lemak trans. Dalam satu sendok makan (sekitar 14 gram) mayones, terkandung sekitar 94 kalori, 10 gram lemak (1,6 gram lemak jenuh), dan 1 gram karbohidrat. Mayones juga mengandung sedikit protein, vitamin E, dan vitamin K.
Dampak Konsumsi Berlebihan
Konsumsi mayones yang berlebihan dapat meningkatkan asupan kalori dan lemak jenuh, yang berkontribusi pada peningkatan berat badan dan risiko penyakit jantung. Selain itu, mayones komersial sering mengandung bahan pengawet dan garam tambahan yang dapat memicu tekanan darah tinggi. Ahli gizi menyarankan untuk membatasi konsumsi mayones sebagai bagian dari pola makan seimbang.
Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, asupan lemak jenuh sebaiknya tidak lebih dari 10% total kalori harian. Dengan satu sendok makan mayones, Anda sudah mendapatkan sekitar 8% dari batas harian lemak jenuh. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan porsi saat menambahkan mayones ke dalam makanan.
Alternatif yang Lebih Sehat
Bagi yang ingin menikmati mayones tanpa khawatir akan dampak kesehatannya, tersedia mayones rendah lemak atau mayones berbasis yogurt. Anda juga bisa membuat mayones sendiri di rumah dengan bahan-bahan yang lebih sehat, seperti minyak zaitun dan telur organik. Dengan demikian, Anda tetap bisa menikmati cita rasa mayones tanpa mengorbankan kesehatan.



