Kaitan Daging Merah dan Risiko Penyakit Jantung Menurut Studi
Kaitan Daging Merah dan Risiko Penyakit Jantung

Sebuah studi terbaru kembali mengonfirmasi adanya kaitan antara konsumsi daging merah dengan peningkatan risiko penyakit jantung. Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah ini menganalisis data dari ribuan partisipan selama puluhan tahun.

Hasil Penelitian

Para peneliti menemukan bahwa individu yang mengonsumsi daging merah dalam jumlah besar memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner. Risiko ini meningkat seiring dengan bertambahnya porsi daging merah yang dikonsumsi setiap hari.

Mekanisme yang Mendasari

Daging merah mengandung lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi, yang dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri. Selain itu, proses memasak pada suhu tinggi juga menghasilkan senyawa kimia yang berpotensi merusak pembuluh darah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penelitian ini juga menyoroti peran bakteri usus dalam memetabolisme nutrisi dari daging merah, yang menghasilkan senyawa yang dapat memicu peradangan dan meningkatkan risiko kardiovaskular.

Rekomendasi Ahli

Para ahli menyarankan untuk membatasi konsumsi daging merah tidak lebih dari dua porsi per minggu. Sebagai alternatif, konsumsi protein nabati seperti kacang-kacangan, tahu, dan tempe dapat menjadi pilihan yang lebih sehat.

Selain itu, penting untuk mengimbangi dengan pola makan kaya serat, sayuran, dan buah-buahan untuk menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga