Pergelangan tangan, lipatan siku, hingga leher sering menjadi area favorit untuk menyemprotkan parfum. Bagian tubuh tersebut diyakini mampu membuat aroma parfum bertahan lebih lama karena tidak terlalu terpapar udara dan sinar matahari.
Viral Imbauan di Media Sosial
Namun, baru-baru ini beredar imbauan di media sosial X yang menyarankan untuk tidak menyemprotkan parfum di area leher. Unggahan tersebut dibagikan oleh akun @yau******* pada Sabtu, 30 Mei 2026. Dalam tulisannya, ia hanya menyebutkan, "Jangan nyemprot parfum di leher. Udah itu aja."
Alasan Medis di Balik Imbauan
Menurut para ahli, menyemprotkan parfum di leher dapat menyebabkan iritasi kulit karena area tersebut sensitif. Selain itu, paparan sinar matahari pada parfum yang mengandung alkohol dapat memicu reaksi fototoksik, yang menyebabkan bintik hitam atau luka bakar kimia pada kulit.
Tips Menggunakan Parfum dengan Aman
- Semprotkan parfum pada area yang lebih tahan seperti pergelangan tangan atau belakang telinga.
- Hindari menyemprot langsung pada pakaian karena dapat meninggalkan noda.
- Jangan menggosok parfum setelah disemprotkan karena dapat merusak molekul aroma.
Dengan memahami cara penggunaan yang benar, Anda dapat menikmati aroma parfum favorit tanpa risiko kesehatan.



