Raja Norwegia King Harald V Dirawat di Rumah Sakit karena Infeksi saat Liburan di Spanyol
Raja Norwegia King Harald V sedang dirawat di rumah sakit akibat infeksi dan dehidrasi yang dialaminya selama berlibur di Pulau Tenerife, Spanyol. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah sang raja merayakan ulang tahunnya yang ke-89 pada Sabtu, 21 Februari 2026. Menurut pernyataan resmi yang dikutip dari AFP pada Rabu, 25 Februari 2026, kondisi Raja Harald saat ini dilaporkan baik, mengingat usia dan keadaannya.
Perawatan Medis dan Latar Belakang Kesehatan
Raja Harald V, yang merupakan penguasa tertua di Eropa, dirawat di Rumah Sakit Universitario Hospiten Sur di Tenerife. Dokter pribadinya telah dijadwalkan untuk segera menuju ke pulau tersebut guna memberikan layanan kesehatan selama masa perawatan. Raja dan istrinya, Ratu Sonja yang berusia 88 tahun, diketahui sedang menghabiskan musim dingin di Tenerife, pulau terbesar di Kepulauan Canary yang terletak di lepas pantai Afrika barat.
Ini bukan pertama kalinya Raja Harald mengalami masalah kesehatan serupa. Dua tahun lalu, ia juga menderita infeksi saat berlibur di Malaysia, yang kemudian mengharuskannya dipasangi alat pacu jantung dan mengurangi kegiatan resminya. Meski kesehatannya lemah, Raja Harald tetap menolak untuk turun tahta sejak naik takhta pada tahun 1991, dengan alasan bahwa ia telah mengucapkan sumpah seumur hidup di hadapan parlemen Norwegia.
Konteks Skandal dan Popularitas Monarki
Masalah kesehatan terbaru Raja Harald muncul di tengah skandal yang melanda keluarga kerajaan Norwegia. Putri Mahkota Mette-Marit, yang menikah dengan putra Harald, Putra Mahkota Haakon, pada tahun 2001, disebut-sebut muncul dalam dokumen terkait Jeffrey Epstein, mengungkapkan kedekatan yang tak terduga dengan mendiang pelaku kejahatan seksual asal Amerika tersebut.
Selain itu, Putra Mette-Marit dari hubungan sebelumnya, Marius Borg Hoiby, saat ini sedang diadili di Oslo atas 38 tuduhan, termasuk empat kasus pemerkosaan dan penyerangan. Pria berusia 29 tahun itu, yang bukan anggota keluarga kerajaan, membantah tuduhan paling serius.
Popularitas keluarga kerajaan Norwegia telah anjlok ke level terendah, berdasarkan jajak pendapat yang diterbitkan oleh lembaga penyiaran publik NRK pada Sabtu lalu. Hanya 60 persen penduduk yang mendukung monarki, turun 10 persen dari bulan sebelumnya. NRK menyatakan bahwa dukungan belum pernah serendah ini.
Namun, Raja Harald sendiri tetap menjadi figur pemersatu dan sangat populer, dengan skor 9,2 dari 10 dalam survei tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa meski monarki menghadapi tantangan, pribadi sang raja masih dihormati oleh banyak warga Norwegia.



