Rahasia Panjang Umur Maria Branyas Terungkap Lewat Studi Biologi
Rahasia Panjang Umur Maria Branyas Terungkap

KOMPAS.com - Bagaimana seseorang bisa bertahan hidup melewati dua perang dunia, pandemi flu 1918, Perang Saudara Spanyol, hingga lolos dari jeratan Covid-19, dan tetap hidup sehat sampai usia 117 tahun? Pertanyaan mengenai rahasia panjang umur dan penuaan sehat tersebut akhirnya terjawab lewat sebuah studi komprehensif terbaru terhadap Maria Branyas.

Penelitian Mengungkap Keunikan Biologi Maria Branyas

Wanita Spanyol yang memegang rekor sebagai orang tertua di dunia yang terverifikasi ini meninggal dunia pada tahun 2024 di usia 117 tahun 168 hari. Kini, para ilmuwan berhasil membedah kondisi biologi Maria Branyas secara luar biasa detail. Hasil penelitian ini mematahkan anggapan lama bahwa usia tua ekstrem selalu berjalan beriringan dengan kondisi kesehatan yang memburuk.

Temuan Utama Studi

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah terkemuka ini menganalisis sampel biologis Maria Branyas yang dikumpulkan selama beberapa tahun terakhir. Para peneliti menemukan bahwa sel-selnya menunjukkan tanda-tanda penuaan yang jauh lebih lambat dibandingkan orang seusianya. Beberapa faktor kunci yang teridentifikasi meliputi:

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram
  • Mikrobioma usus yang unik - Komposisi bakteri usus Maria mirip dengan bayi, menunjukkan sistem pencernaan yang sangat sehat.
  • Telomer yang panjang - Ujung kromosom yang melindungi DNA tetap panjang, menandakan rendahnya kerusakan sel.
  • Metabolisme yang efisien - Profil metaboliknya menunjukkan fungsi mitokondria yang optimal.

Mematahkan Mitos Penuaan

Temuan ini menantang pandangan konvensional bahwa hidup sangat panjang pasti disertai dengan penurunan kualitas hidup. Maria Branyas tetap aktif secara mental dan fisik hingga usia lanjut, tanpa penyakit kronis yang serius. Para ilmuwan percaya bahwa kombinasi faktor genetik dan gaya hidup berkontribusi pada penuaan sehatnya.

Implikasi untuk Masa Depan

Penelitian ini membuka jalan bagi pengembangan terapi yang dapat memperlambat penuaan pada manusia. Dengan memahami mekanisme biologis yang membuat Maria Branyas tetap sehat, para ahli berharap dapat membantu lebih banyak orang menikmati usia tua yang berkualitas. Studi ini juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan usus dan mengurangi peradangan kronis.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga