Tiga Pekan Perjuangan Andrie Yunus di Ruang Perawatan RSCM Usai Disiram Air Keras
Sudah tiga pekan lamanya, aktivis KontraS Andrie Yunus berjuang untuk pulih di ruang perawatan Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) di Jakarta. Insiden penyiraman air keras yang menimpanya terjadi pada 12 Maret 2026 jelang dini hari di kawasan Salemba, Jakarta Pusat, dilakukan oleh empat prajurit TNI. Pihak rumah sakit mengonfirmasi bahwa Andrie terus menjalani proses pengobatan intensif setelah air keras mengenai mata, wajah, dan sebagian tubuhnya, menyebabkan luka-luka serius.
Kondisi Medis: Operasi Mata Tiga Kali dan Cangkok Kulit
Manajer Hukum dan Humas RSCM, Yoga Nara, dalam keterangannya pada Rabu (1 April 2026), menyatakan bahwa pasien masih dalam pemantauan ketat oleh tim medis multidisiplin. Tim ini terdiri dari dokter spesialis bedah plastik, oftalmologi, serta tenaga kesehatan terkait lainnya untuk memastikan pemulihan berjalan optimal. Andrie telah menjalani operasi mata kanan untuk ketiga kalinya pada Sabtu (28 Maret 2026), dengan keluhan nyeri yang lebih minimal dan tidak ditemukan tanda infeksi.
Selama operasi terbaru, ditemukan bahwa permukaan kornea semakin menipis dan terdapat kebocoran pada dinding bola mata. Untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, dilakukan penambalan bola mata dengan jaringan selaput dari tungkai pasien, yang kemudian ditutup dengan selaput konjungtiva. Mata kanan sengaja ditutup sementara dengan penjahitan kelopak mata untuk melindungi dan mempertahankan bentuk bola mata selama proses penyembuhan, yang direncanakan berlangsung sekitar empat bulan sebelum evaluasi lanjutan.
Untuk luka-luka di tubuh, sebagian besar telah menutup dan kering setelah ditutupi kulit baru hasil cangkok di area wajah, leher depan, dada, sebagian pundak, dan lengan kanan. Rencana evaluasi luka dalam sedasi sebanyak dua kali minggu ini dilakukan untuk memastikan penyembuhan berjalan baik, dengan masih terdapat area kulit mati di leher belakang yang akan dibersihkan dan ditutup dengan cangkok kulit lanjutan dalam satu minggu ke depan.
Trauma Psikologis dan Dukungan Medis
Secara psikologis, pihak rumah sakit mengaku bahwa Andrie mengalami trauma berat akibat insiden tersebut. Meskipun kondisinya saat ini dinilai cukup stabil, tim medis terus memberikan dukungan psikologis untuk memastikan pasien tetap tenang dan mampu mengikuti proses perawatan dengan optimal. Yoga Nara menegaskan, "Secara umum, kondisi psikologis pasien dalam keadaan cukup stabil meskipun mengalami peristiwa traumatis berat."
RSCM menegaskan komitmennya untuk terus memberikan penanganan medis yang optimal, profesional, dan mengedepankan keselamatan pasien. Mereka menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada tim medis dalam menangani kasus ini. Pemantauan kondisi mata akan dilakukan secara berkala sesuai perkembangan pasien, dengan langkah-langkah selanjutnya ditentukan setelah evaluasi empat bulan mendatang.



