Jakarta - Suasana bangsal rawat inap anak di RSUP Moch. Husein Palembang, Sumatra Selatan, ramai saat tim berbuatbaik.id berkunjung. Di sudut ruangan, terbaring Anugerah Alfarizqi, bayi 6 bulan yang menderita hidrosefalus.
Ibunya, Adinda Putri Romadhon, setia mendampingi seluruh proses pengobatan. Adinda menenangkan Anugerah yang sesekali rewel dan penasaran dengan kedatangan tamu. Ia menjelaskan kondisi putra bungsunya.
"Ini mau operasi pasang selang untuk mengalirkan air dari kepala. Sebelumnya ke perut tapi sudah tidak bisa lagi," ujar Adinda.
Selain hidrosefalus, otak Anugerah tidak dapat berkembang, berdampak pada tumbuh kembangnya. Adinda pasrah jika Anugerah tidak bisa tumbuh seperti kedua kakaknya yang sudah sekolah dan bebas bermain.
Adinda tidak mengetahui penyebab kondisi putranya. Namun, ia dan Anugerah harus menghadapi kenyataan ini. "Saya ini bagaimana ya, sudah sayang," kata Adinda menanggapi kemungkinan kondisi Anugerah di masa depan dan berbagai tindakan medis yang diperlukan.
Adinda berharap ia selalu sehat agar bisa terus menemani Anugerah. Ia juga berharap ada peluang Anugerah untuk hidup sehat dan tumbuh seperti anak lain, meski mungkin tidak sempurna.
Bertahan di Tengah Kesulitan
Niat dan motivasi saja tidak cukup bagi keluarga pra sejahtera ini. Adinda dan Anugerah harus bolak-balik rumah sakit beberapa kali seminggu dengan kendaraan online untuk kontrol. Mereka juga perlu memenuhi kebutuhan nutrisi, vitamin, obat, dan perlengkapan lainnya.
Orang tua Anugerah tidak bisa memenuhi semua kebutuhan tanpa uluran kasih Sahabat Baik. Mari bantu Anugerah dan keluarganya terus berjuang melalui donasi di berbuatbaik. Kepedulian kita sangat berarti bagi kemajuan terapi dan kesehatan Anugerah. Donasi di berbuatbaik.id 100% tersalurkan dengan laporan transparan.



