Wabah Salmonella Terkait Mi Instan di 14 Negara Eropa, 106 Kasus Dikonfirmasi
Salmonella Mi Instan di Eropa: 106 Kasus, 49 Dirawat

Badan Keamanan Pangan Eropa (EFSA) dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) melaporkan wabah infeksi Salmonella yang diduga berkaitan dengan produk mi instan rasa ayam yang tersebar di setidaknya 14 negara di Eropa. Dalam pernyataan terpisah pada Selasa-Rabu (30/6/2026 - 1/7/2026), kedua lembaga tersebut mengonfirmasi 106 kasus yang dilaporkan sejak November 2025 hingga Juni 2026.

Ratusan Kasus dan Rawat Inap

Setidaknya 49 orang membutuhkan perawatan di rumah sakit, di mana sebagian besar merupakan kalangan anak-anak dan remaja. "Produk mi rasa adalah sumber yang paling mungkin dari wabah infeksi yang sedang berlangsung di berbagai negara, dengan bukti yang menghubungkan kasus-kasus tersebut dengan produk dari merek yang sama," demikian pernyataan lembaga-lembaga tersebut.

Negara Terdampak dan Investigasi

Negara-negara yang melaporkan kasus meliputi Austria, Belgia, Kroasia, Denmark, Estonia, Finlandia, Jerman, Irlandia, Latvia, Lithuania, Norwegia, Polandia, Swedia, dan Inggris. Investigasi sedang berlangsung untuk mengidentifikasi sumber kontaminasi dan menarik produk yang terkait dari peredaran.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Langkah Penanganan

EFSA dan ECDC merekomendasikan konsumen untuk tidak mengonsumsi produk mi instan yang diduga terkontaminasi dan memeriksa label produk. Otoritas setempat di berbagai negara telah melakukan penarikan produk dan meningkatkan pengawasan keamanan pangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga