Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis dan Baksos di Bekasi, Bantu 434 Warga
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan bakti sosial dan Penyaluran Terpadu Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) di Rumah Sakit Bhakti Husada, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada hari ini. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan, dengan total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp 776.360.500 bagi 434 penerima manfaat.
Kolaborasi Multi-Pihak untuk Bantuan Sosial
Bakti sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Sosial melalui Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP), RS Bhakti Husada Cikarang, serta Klinik Pratama Sunat Rusunda. Gus Ipul menegaskan bahwa bantuan ini ditujukan kepada keluarga penerima manfaat, termasuk fakir miskin dan anak-anak terlantar, sebagai bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan jaminan kesehatan, rehabilitasi sosial, dan pemberdayaan.
"Ini adalah salah satu tugas Kementerian Sosial dari presiden untuk benar-benar memperhatikan mereka yang disebut dengan the invisible people. Mereka ada di sekitar kita, tapi belum tersentuh oleh program-program pembangunan, mereka yang tertinggal, mereka yang belum beruntung," ujar Gus Ipul dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).
Ragam Bantuan yang Disalurkan
Bantuan yang diberikan dalam kegiatan ini sangat beragam dan menyentuh berbagai aspek kebutuhan masyarakat, antara lain:
- Operasi katarak gratis
- Khitanan gratis
- Alat bantu disabilitas
- Cek kesehatan
- Bantuan pembayaran SPP tertunggak
- Pembinaan dan penyaluran bantuan kewirausahaan
- Paket nutrisi
- Perlengkapan kebersihan diri
- Sarana dapur dan kamar
- Perlengkapan sekolah
Gus Ipul menyebutkan bahwa pemberian bantuan ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah, terutama di era Presiden Prabowo, terhadap masyarakat yang sering kali tidak terlihat dalam data pembangunan.
Pentingnya Data Akurat untuk Bantuan Tepat Sasaran
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul mengajak seluruh pihak, khususnya pemerintah daerah, untuk terus bersinergi dalam memperkuat data yang akurat. Hal ini diharapkan dapat membuat bantuan sosial yang diberikan lebih tepat sasaran.
"Data ini yang terus kita perbaiki, kita mutakhirkan sehingga kita jadikan pedoman dalam menyalurkan bansos. Salah satu kuncinya adalah data. Kalau dia masuk dalam data ya, itu bisa kita intervensi secara bersama-sama. Maka itu sekali lagi, Pak Bupati ya, mari kita perkuat data kita dimulai dari desa. Dari desa itu dari mana? Dari RT, RW," tegasnya.
Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Plt Bupati Bekasi, dr Asep Surya Atmaja, mengapresiasi dan berterima kasih atas bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat di wilayahnya. "Alhamdulillah, hari ini dengan sumbangsih dari Kementerian Sosial, tadi sudah dilakukan bakti sosial, yaitu operasi katarak, pemeriksaan kesehatan, khitan gratis dan ada pembinaan dan penyaluran bantuan kewirausahaan," jelas Asep.
Kisah Penerima Manfaat
Salah satu penerima manfaat yang merasakan langsung manfaat dari baksos ini adalah Gentha Abizar Habibie (7), yang menerima bantuan khitanan gratis. Ditemani oleh ibunya, Gentha yang akan merayakan ulang tahun kedelapan pada 26 Februari besok, mengungkapkan rasa syukurnya. "Terima kasih pak menteri (Menteri Sosial Saifullah Yusuf) karena saya bisa ikut sunat di sini. Ini jadi kado ulang tahun buat saya," ujarnya dengan senyum.
Lokasi Penyaluran Bantuan
Penyaluran bantuan dilaksanakan di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Bekasi, yaitu Rumah Sakit Bhakti Husada Cikarang, Desa Sukamana, dan Desa Sukaasih. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) Imam Sudjarwo dan Direktur RS Bhakti Husada dr Abdul Aziz Chan, menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung program sosial ini.
Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan dan mendorong sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial.



