BPOM Temukan Ratusan Ribu Tautan Produk Obat dan Makanan Ilegal di Marketplace
BPOM Temukan Ratusan Ribu Tautan Produk Ilegal di Marketplace

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil mengungkap fenomena mengkhawatirkan sepanjang tahun 2025: maraknya peredaran produk obat ilegal dan makanan berbahaya melalui platform digital. Temuan ini merupakan hasil dari patroli siber intensif yang dilakukan oleh BPOM di berbagai marketplace ternama.

Patroli Siber Ungkap Skala Masalah yang Luas

Melalui kegiatan pengawasan yang sistematis dan berkelanjutan, BPOM berhasil mengidentifikasi ribuan akun yang terlibat dalam praktik penjualan produk tidak sesuai ketentuan. Totalnya, terdapat 197.725 tautan yang menawarkan obat-obatan maupun makanan yang dianggap berisiko bagi kesehatan masyarakat.

Komposisi Temuan: Kosmetik Ilegal Mendominasi

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, memberikan penjelasan rinci mengenai komposisi temuan tersebut. Sebagian besar tautan yang berhasil diidentifikasi berkaitan dengan penjualan kosmetik ilegal, dengan jumlah mencapai 73.722 tautan. Angka ini menunjukkan bahwa masalah kosmetik tidak terdaftar dan berbahaya masih menjadi tantangan besar di ruang digital.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Selain kosmetik, patroli siber juga menemukan berbagai produk obat yang tidak memiliki izin edar, mengandung bahan berbahaya, atau diklaim memiliki khasiat pengobatan tanpa dasar ilmiah yang memadai. Produk-produk makanan dengan klaim kesehatan yang berlebihan dan tanpa pengujian keamanan juga termasuk dalam temuan ini.

Implikasi dan Langkah Tindak Lanjut

Keberadaan ratusan ribu tautan tersebut mengindikasikan adanya ekosistem perdagangan ilegal yang terstruktur di platform digital. BPOM menyatakan bahwa temuan ini akan menjadi dasar untuk memperkuat regulasi dan kolaborasi dengan penyedia platform dalam membersihkan marketplace dari konten berbahaya.

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dan melakukan pengecekan keaslian produk melalui fitur Cek BPOM yang tersedia secara online sebelum melakukan pembelian obat atau makanan melalui platform digital. Kewaspadaan konsumen dinilai sebagai langkah pertama yang krusial dalam melindungi kesehatan publik dari produk-produk berisiko.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga