BPJPH Tingkatkan Mutu 100 Penyelia Halal untuk Jaga Integritas Produk
BPJPH Tingkatkan Mutu 100 Penyelia Halal

BPJPH Gelar Pelatihan Intensif untuk 100 Penyelia Halal di Jakarta

Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melalui Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan Jaminan Produk Halal (JPH) secara resmi menyelenggarakan kegiatan bertajuk 'Peningkatan Mutu Penyelia Halal' di Jakarta pada hari ini. Acara strategis ini diikuti oleh sebanyak 100 penyelia halal yang berasal dari berbagai pelaku usaha menengah dan besar di seluruh Indonesia.

Meningkatkan Pemahaman dan Kapasitas Pengawasan Halal

Kegiatan pelatihan ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan pemahaman mendalam serta kapasitas teknis para Penyelia Halal dalam menjalankan tugas pengawasan implementasi Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) di lingkungan usaha secara konsisten dan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Pelatihan difokuskan pada aspek-aspek kritis dalam proses produksi untuk memastikan standar halal diterapkan secara ketat.

Peran Strategis Penyelia Halal dalam Menjaga Integritas Produk

Dalam sambutan pembukaannya, Deputi Bidang Pembinaan dan Pengawasan JPH, EA Chuzaemi Abidin, menegaskan dengan tegas bahwa peran Penyelia Halal sangat strategis dan vital dalam menjaga integritas serta keamanan produk halal yang beredar luas di masyarakat Indonesia. "Keberadaan Penyelia Halal menjadi garda terdepan dan ujung tombak dalam memastikan seluruh proses produksi tetap sesuai dengan standar halal yang telah ditetapkan secara nasional," kata Deputi Chuzaemi Abidin dalam keterangan tertulis yang diterbitkan pada Senin, 9 Maret 2026.

Deputi Chuzaemi Abidin lebih lanjut menjelaskan bahwa urgensi pelatihan ini semakin meningkat seiring dengan adanya temuan evaluasi sebelumnya yang menunjukkan indikasi kuat kontaminasi bahan non-halal pada sejumlah produk di pasaran. "Oleh karena itu, penguatan kapasitas pengawasan internal di tingkat pelaku usaha dinilai menjadi langkah krusial dan mendesak dalam menjaga konsistensi penerapan standar halal secara menyeluruh," sambungnya dengan penekanan khusus.

Fokus pada Titik Kritis dan Implementasi Efektif SJPH

Melalui kegiatan pelatihan yang komprehensif ini, BPJPH secara aktif mendorong para Penyelia Halal untuk semakin memahami dan mengidentifikasi titik kritis kehalalan dalam setiap tahap proses produksi. Selain itu, pelatihan juga dirancang untuk meningkatkan kemampuan praktis dalam mengawasi konsistensi implementasi SJPH secara efektif dan efisien di perusahaan masing-masing.

"Dengan peningkatan kompetensi dan keahlian penyelia halal yang signifikan, diharapkan pelaku usaha dapat menjaga kualitas proses produksi secara berkelanjutan sehingga kehalalan produk tetap terjamin dan kepercayaan masyarakat terhadap produk halal di Indonesia semakin kuat dan tak tergoyahkan," tutup Deputi Chuzaemi Abidin sebagai penekanan akhir.

Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BPJPH dalam membangun sistem pengawasan halal yang robust dan dapat diandalkan, guna melindungi konsumen dan mendukung industri halal nasional yang semakin berkembang pesat.