Campuran Baking Soda dan Cuka Tidak Efektif Bersihkan Noda, Ini Penjelasan Ilmuwan
Baking Soda dan Cuka Tidak Efektif Bersihkan Noda

KOMPAS.com - Campuran baking soda dan cuka sudah lama dikenal sebagai "ramuan ajaib" untuk membersihkan berbagai noda di rumah. Banyak orang percaya kombinasi keduanya mampu mengangkat kotoran membandel melalui reaksi kimia yang kuat. Namun, menurut penjelasan ilmuwan, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar.

Pendapat Ilmuwan tentang Campuran Baking Soda dan Cuka

Dikutip dari Simply Recipes yang terbit pada Senin (11/5/2026), secara ilmiah kedua bahan ini memang memiliki fungsi pembersih masing-masing, tetapi justru kehilangan efektivitasnya ketika dicampurkan. Seorang kandidat doktor di bidang kimia organik sintetis asal Amerika Serikat yang dikenal di media sosial dengan nama Chem Thug menjelaskan bahwa reaksi antara baking soda dan cuka tidak menghasilkan daya pembersih tambahan seperti yang selama ini diyakini masyarakat.

Reaksi Kimia yang Terjadi

Ketika baking soda (natrium bikarbonat) dicampur dengan cuka (asam asetat), terjadi reaksi netralisasi yang menghasilkan gas karbon dioksida, air, dan natrium asetat. Reaksi ini memang menghasilkan gelembung yang terlihat seperti ledakan, tetapi gelembung tersebut tidak memberikan kekuatan pembersih ekstra. Sebaliknya, reaksi ini justru menetralkan sifat basa dari baking soda dan sifat asam dari cuka, sehingga keduanya kehilangan kemampuan pembersih individu mereka.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Menurut Chem Thug, baking soda efektif sebagai pembersih karena sifat abrasif ringan dan kemampuannya menyerap bau. Sementara itu, cuka efektif melawan lemak dan kotoran karena sifat asamnya. Ketika dicampur, kedua sifat ini saling meniadakan, menghasilkan larutan yang sebagian besar terdiri dari air dan garam, yang tidak lebih efektif daripada air biasa dalam membersihkan.

Tips Membersihkan yang Lebih Efektif

Untuk hasil pembersihan yang optimal, ilmuwan menyarankan menggunakan baking soda dan cuka secara terpisah, bukan dicampur. Misalnya, gunakan baking soda untuk membersihkan permukaan yang membutuhkan abrasi ringan, seperti wastafel atau kompor, lalu bilas dengan air. Sementara itu, cuka dapat digunakan untuk membersihkan kaca, cermin, atau permukaan yang berminyak, dengan catatan tidak dicampur dengan baking soda.

Dengan demikian, kepercayaan bahwa campuran baking soda dan cuka adalah "ramuan ajaib" pembersih perlu diluruskan. Kombinasi keduanya justru membuat bahan-bahan tersebut kehilangan efektivitasnya secara signifikan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga