YouTube Down Global: Ribuan Pengguna Kesulitan Akses Halaman Utama
Layanan berbagi video YouTube mengalami gangguan signifikan pada Rabu (18/2/2026) pagi, menyebabkan ribuan pengguna di seluruh dunia kesulitan mengakses platform tersebut. Gangguan ini terutama terasa pada halaman utama (homepage) YouTube, yang tidak memunculkan pilihan video sama sekali bagi banyak pengguna, menimbulkan keluhan dan laporan yang meluas.
Data Laporan Gangguan dari DownDetector
Berdasarkan data yang dikumpulkan oleh situs pemantau gangguan DownDetector, hingga Selasa (17/2/2026) pukul 17.30 waktu Pasifik atau setara dengan Rabu pukul 08.30 WIB, tercatat lebih dari 283.000 laporan masalah terkait YouTube. Angka ini menunjukkan skala gangguan yang cukup besar, mempengaruhi pengguna dari berbagai wilayah, termasuk Indonesia.
DownDetector merupakan situs yang menghimpun laporan pengguna secara mandiri (crowd-sourced), sebagaimana dilansir oleh The Independent, memberikan gambaran real-time tentang masalah teknis yang dialami oleh layanan digital populer seperti YouTube. Gangguan ini terjadi pada waktu yang padat, di mana banyak pengguna biasanya mengakses konten video untuk hiburan, informasi, atau pekerjaan.
Pengguna melaporkan bahwa selain halaman utama yang kosong, beberapa fitur lain seperti pemutaran video, rekomendasi, dan pencarian juga mengalami kendala, meskipun tingkat keparahannya bervariasi. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan konten kreator dan pemasar digital yang mengandalkan platform ini untuk aktivitas sehari-hari.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti gangguan tersebut belum diumumkan secara resmi oleh YouTube atau perusahaan induknya, Alphabet Inc. Namun, insiden ini mengingatkan kembali pada ketergantungan global terhadap layanan streaming video dan pentingnya infrastruktur teknologi yang stabil.