Mediasi Gagal, Justin Baldoni dan Blake Lively Tak Capai Damai dalam Gugatan Pelecehan Seksual
Mediasi Gagal, Baldoni-Lively Tak Capai Damai dalam Gugatan

Mediasi Gagal, Justin Baldoni dan Blake Lively Tak Capai Damai dalam Gugatan Pelecehan Seksual

Justin Baldoni dan Blake Lively gagal mencapai kesepakatan damai dalam gugatan dugaan pelecehan seksual yang diajukan oleh Lively. Keduanya menjalani proses mediasi selama sehari penuh di pengadilan federal New York pada Rabu waktu setempat, namun hingga proses berakhir, tidak ada kesepakatan yang tercapai antara kedua belah pihak.

Proses Mediasi yang Intens Tanpa Hasil

Baldoni dan Lively, yang merupakan lawan main dalam film It Ends With Us, terlihat memasuki gedung pengadilan pada pagi hari dan menghabiskan sebagian besar waktu di ruang terpisah di lantai 14. Mediasi ini merupakan upaya untuk menyelesaikan sengketa secara damai di luar persidangan formal, tetapi upaya tersebut ternyata tidak membuahkan hasil.

Proses mediasi yang berlangsung seharian ini melibatkan kedua pihak beserta tim hukum mereka, dengan tujuan mencari titik temu yang dapat diterima. Namun, sumber dari dalam pengadilan mengungkapkan bahwa perbedaan pendapat dan tuntutan yang diajukan terlalu besar untuk diselesaikan dalam sesi tersebut.

Dampak dan Latar Belakang Gugatan

Gugatan ini telah menarik perhatian publik, terutama karena melibatkan dua selebritas ternama di industri hiburan. Blake Lively sebelumnya didukung oleh suaminya, Ryan Reynolds, yang menyebut Justin Baldoni sebagai sosok toksik dalam pernyataannya. Hal ini menambah ketegangan dalam kasus yang sudah kompleks ini.

Kegagalan mediasi ini berarti bahwa gugatan kemungkinan akan berlanjut ke tahap persidangan formal, di mana kedua belah pihak akan memperebutkan klaim mereka di depan hakim. Proses hukum ini diperkirakan akan memakan waktu lebih lama dan melibatkan biaya yang tidak sedikit.

Kasus ini juga menyoroti isu pelecehan seksual di dunia hiburan, yang semakin mendapat perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Banyak pihak berharap bahwa penyelesaian damai dapat dicapai, tetapi kegagalan mediasi menunjukkan bahwa jalan menuju rekonsiliasi masih panjang.