Kuasa Hukum Teddy Pardiyana Kritik Reaksi Berlebihan Sule dan Rizky Febian
Kuasa Hukum Kritik Reaksi Berlebihan Sule dan Rizky Febian

Kuasa Hukum Teddy Pardiyana Kritik Reaksi Berlebihan Sule dan Rizky Febian

Kuasa hukum Teddy Pardiyana, Wati Trisnawati, akhirnya angkat bicara mengenai reaksi keras yang disampaikan oleh Sule dan putranya, Rizky Febian. Reaksi tersebut muncul terkait dengan gugatan penetapan ahli waris untuk mendiang Bintang yang diajukan di pengadilan.

Menurut Wati, respons yang diberikan oleh kedua pihak tersebut dinilai terlalu berlebihan dan tidak sesuai dengan isi permohonan yang sebenarnya diajukan oleh kliennya. Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak menuntut apa-apa selain hanya penetapan ahli waris saja.

Pernyataan Wati Trisnawati di Bareskrim Polri

Wati Trisnawati menyampaikan pandangannya saat ditemui di Bareskrim Polri pada Kamis, 12 Maret 2026. Ia mengungkapkan kekecewaannya atas pernyataan-pernyataan yang beredar dari pihak Sule dan Rizky Febian.

"Kalau kami menilainya terlalu berlebihan. Yang pasti kami di sini tidak menuntut apa-apa, hanya penetapan saja. Kok jadi bicaranya ke mana-mana," ujar Wati dengan nada tegas.

Ia juga menyayangkan pernyataan dari pihak Sule yang sempat menyinggung soal aset miliaran rupiah, kontrakan, hingga dugaan penyembunyian aset. Wati menilai hal-hal tersebut tidak relevan dengan permohonan penetapan ahli waris yang diajukan.

Isi Permohonan yang Sebenarnya

Wati menjelaskan bahwa gugatan yang diajukan oleh Teddy Pardiyana hanya bertujuan untuk penetapan ahli waris secara hukum. Proses ini diperlukan untuk mengklarifikasi status hukum terkait warisan mendiang Bintang.

"Kami hanya mengajukan penetapan ahli waris, bukan menuntut pembagian harta atau hal-hal lain yang diisukan," tambahnya. Ia berharap agar semua pihak dapat memahami maksud sebenarnya dari permohonan tersebut tanpa menimbulkan konflik yang tidak perlu.

Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan proses hukum dapat berjalan dengan lancar dan transparan, tanpa dipengaruhi oleh pernyataan-pernyataan yang dianggap berlebihan dari berbagai pihak.