Ahmad Tohari Diinterogasi 5 Hari Usai Terbitkan Novel Ronggeng Dukuh Paruk
Ahmad Tohari Diinterogasi 5 Hari Usai Terbit Novel

Ahmad Tohari Diinterogasi Lima Hari Usai Terbitkan Novel Kontroversial

Pada tahun 1982, penulis ternama Indonesia, Ahmad Tohari, tiba-tiba dijemput oleh sejumlah tentara dari kediamannya di Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Kejadian ini terjadi tak lama setelah ia menerbitkan novel berjudul Ronggeng Dukuh Paruk, sebuah karya sastra yang menuai kontroversi pada masanya.

Interogasi Intensif Selama Lima Hari

Tohari, yang saat itu berusia sekitar tiga puluh tahunan, langsung dibawa untuk menjalani proses interogasi yang berlangsung selama lima hari penuh. Dalam interogasi tersebut, ia dicecar dengan berbagai pertanyaan mendetail terkait motivasi dan alasan di balik penulisan novelnya. Pihak berwajib menuduh bahwa karya tersebut dianggap berpihak kepada korban-korban pembantaian yang terjadi pasca peristiwa Gerakan 30 September 1965 (G30S).

Tekanan untuk Mengaku sebagai Anggota PKI

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Selama interogasi, Tohari bahkan dipaksa untuk mengaku sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI). Namun, dengan tegas ia menolak tuduhan tersebut. Menurutnya, klaim itu sama sekali tidak memiliki dasar yang kuat. Ahmad Tohari menyatakan bahwa dirinya bukanlah bagian dari partai tersebut dan tidak pernah terlibat dalam kegiatan politik apa pun yang diorganisir oleh PKI. Ia juga menegaskan bahwa dirinya bukan seorang komunis.

Insiden ini menyoroti bagaimana karya sastra pada era itu bisa menjadi alat politik dan memicu tindakan represif dari otoritas. Novel Ronggeng Dukuh Paruk, yang kini diakui sebagai salah satu mahakarya sastra Indonesia, pada saat penerbitannya justru membawa konsekuensi serius bagi penulisnya. Pengalaman pahit ini menjadi bagian dari sejarah panjang kebebasan berekspresi di Indonesia, yang sering kali berbenturan dengan kepentingan politik dan keamanan negara.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga