Anggota grup musik WINNER, Song Mino, secara resmi membantah tuduhan bahwa hubungan pribadinya dengan mantan atasannya selama menjalani wajib militer telah memengaruhi dinas militernya. Ia menundukkan kepala di hadapan awak media saat hadir sebagai saksi dalam persidangan yang digelar pada 14 Juli lalu. Persidangan tersebut melibatkan mantan atasan yang bertanggung jawab atas tugas pelayanan sosialnya, yang didakwa melanggar undang-undang wajib militer.
Detail Persidangan
Sidang digelar di Pengadilan Distrik Barat Seoul dengan tujuan untuk menentukan apakah A, mantan atasan Song Mino, telah membiarkan ketidakhadiran Song Mino dari pekerjaan atau terlibat dalam pemalsuan catatan kehadiran. Selama kesaksiannya, Song Mino berbicara tentang masalah medis yang menyebabkan penugasannya sebagai pekerja pelayanan publik.
Menurut sumber pengadilan, Song Mino menjelaskan bahwa kondisi kesehatannya menjadi alasan utama ia ditempatkan di posisi pelayanan sosial, bukan karena pengaruh atau hubungan pribadi dengan atasan. Ia menegaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus yang diberikan kepadanya selama masa dinas.
Dampak Hukum
Kasus ini menarik perhatian publik karena melibatkan figur publik dan dugaan penyalahgunaan wewenang dalam sistem wajib militer Korea Selatan. Jika terbukti bersalah, A dapat menghadapi hukuman penjara atau denda. Sementara itu, Song Mino berharap kesaksiannya dapat membantu proses peradilan dan membersihkan namanya dari tuduhan yang tidak berdasar.
Persidangan masih berlangsung dan dijadwalkan untuk melanjutkan pemeriksaan saksi-saksi lainnya dalam waktu dekat.



