Tom Morello Bawa Pesan Politik Melalui Film Dokumenter Judas Priest di Festival Berlin
Gitaris legendaris Tom Morello, yang terkenal dari grup band Rage Against the Machine, tampil dalam ajang bergengsi Berlin Film Festival untuk mempromosikan film dokumenter terbaru berjudul The Ballad of Judas Priest. Dalam acara tersebut, Morello bertindak sebagai Co-sutradara bersama dengan Sam Dunn, menandai kolaborasi kreatif mereka dalam proyek ini.
Lebih dari Sekadar Biografi Musik
Tom Morello dengan tegas menegaskan bahwa film The Ballad of Judas Priest bukan hanya sekadar biografi musik biasa. Ia menyatakan bahwa karya ini merupakan sebuah pernyataan politik yang sangat relevan dengan situasi dunia saat ini, terutama dalam konteks melawan fasisme dan mendukung kebebasan berekspresi.
"Betapa indahnya hidup di zaman ini, di mana kamu bisa membuat dokumenter tentang salah satu band favoritmu dan sekaligus melawan fasisme," kata Tom Morello, seperti dilansir dari Variety pada Senin, 16 Februari 2026. Pernyataan ini menggambarkan semangat dan tujuan di balik pembuatan film tersebut.
Sorotan Keberanian Rob Halford
Salah satu poin penting yang diangkat dalam film dokumenter ini adalah keberanian vokalis Judas Priest, Rob Halford. Pada tahun 1998, Halford secara terbuka menyatakan jati dirinya sebagai seorang gay, sebuah langkah yang dianggap sebagai momen bersejarah dalam industri musik heavy metal.
Film ini tidak hanya mengisahkan perjalanan karier Judas Priest, tetapi juga menyoroti aspek-aspek sosial dan politik yang melatarbelakangi musik mereka. Dengan demikian, The Ballad of Judas Priest diharapkan dapat menginspirasi penonton untuk berpikir kritis tentang isu-isu kontemporer.
Kehadiran Tom Morello di Berlin Film Festival menegaskan komitmennya dalam menggunakan platform seni untuk menyampaikan pesan-pesan penting, sekaligus memperkenalkan karya baru yang menggabungkan unsur musik dan politik dengan cara yang unik.