JAKARTA - Aktris Luna Maya dan aktor Reza Rahadian memberikan apresiasi mendalam terhadap keberanian rumah produksi Soraya Intercine Films dalam menghidupkan kembali genre horor kolosal melalui film terbaru berjudul Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. Kedua bintang ternama ini menilai langkah tersebut sebagai terobosan berani di tengah industri perfilman Indonesia yang saat ini didominasi genre-genre kontemporer.
Apresiasi untuk Genre yang Sempat Hilang
Luna Maya menyatakan bahwa genre kolosal, yang dikenal dengan kemegahan produksi dan skala cerita yang luas, sudah cukup lama absen dari kancah perfilman tanah air. "Aku sangat mengapresiasi Soraya untuk berani kembali menampilkan genre yang sudah lama mungkin tidak hadir di perfilman Indonesia. Padahal kita tahu film Indonesia zaman dulu, genre kolosal itu enggak pernah kosong," ujar Luna Maya dalam acara press junket yang digelar di kawasan Gondangdia, Jakarta Pusat, pada Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, kehadiran kembali genre ini tidak hanya menghadirkan nostalgia, tetapi juga memperkaya khazanah sinema Indonesia dengan variasi cerita dan visual yang lebih epik. Luna menambahkan bahwa film horor kolosal seperti ini memiliki daya tarik tersendiri bagi penonton yang menginginkan pengalaman menonton yang lebih mendalam dan penuh ketegangan.
Langkah Berisiko yang Patut Diapresiasi
Senada dengan Luna Maya, Reza Rahadian juga menyampaikan pujiannya. Ia menyebut proyek film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa sebagai langkah berisiko yang diambil oleh produser Sunil Soraya. "Ini adalah keputusan yang berani, mengingat biaya produksi untuk genre kolosal tidaklah kecil dan pasar saat ini cenderung lebih menyukai film-film dengan tema yang lebih ringan," jelas Reza.
Reza menekankan bahwa keberanian Soraya Films dalam mengambil risiko tersebut patut diacungi jempol, karena dapat membuka jalan bagi genre lain yang mungkin selama ini terabaikan. Ia berharap film ini tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga mampu menginspirasi sineas lain untuk bereksplorasi dengan genre-genre klasik yang memiliki potensi besar.
Dampak Positif bagi Industri Film Nasional
Kehadiran film horor kolosal ini diyakini akan memberikan dampak positif bagi industri perfilman Indonesia secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa poin penting yang diungkapkan oleh kedua aktor:
- Memperkaya Variasi Genre: Film ini dapat menjadi pionir dalam menghidupkan kembali genre kolosal yang sempat vakum.
- Meningkatkan Kualitas Produksi: Dengan skala produksi yang besar, diharapkan dapat mendorong peningkatan standar teknis dan artistik film Indonesia.
- Menarik Minat Penonton: Genre horor kolosal memiliki daya tarik tersendiri yang dapat menjangkau segmen penonton yang lebih luas, termasuk generasi muda yang mungkin belum familiar dengan film-film kolosal masa lalu.
Dengan dukungan dari figur publik seperti Luna Maya dan Reza Rahadian, diharapkan film Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa tidak hanya sukses di pasaran, tetapi juga menjadi tonggak kebangkitan genre horor kolosal di Indonesia. Kedua aktor ini mengajak masyarakat untuk mendukung karya anak bangsa yang berani mengambil langkah inovatif dalam dunia sinema.