Film Animasi Indonesia 'Jumbo' Raih Posisi Enam Besar Box Office Internasional di Korea Selatan
Film animasi Indonesia berjudul Jumbo telah menorehkan prestasi gemilang di pasar internasional dengan menduduki peringkat enam besar box office film internasional di Korea Selatan. Pencapaian ini menandai kesuksesan signifikan bagi industri perfilman Tanah Air di kancah global.
Data Penjualan Tiket dan Pendapatan yang Mengesankan
Berdasarkan catatan resmi dari Korean Film Council atau Dewan Film Korea, film Jumbo berhasil menjual sebanyak 45.828 tiket sejak masa tayang perdananya pada 18 Februari 2026 hingga 25 Februari 2026. Angka ini mencerminkan antusiasme penonton Korea Selatan terhadap karya animasi dari Indonesia.
Selain itu, pendapatan yang diperoleh film ini mencapai 286.121 dollar AS, yang setara dengan sekitar Rp 4,7 miliar. Pencapaian finansial ini tidak hanya menunjukkan daya tarik komersial yang kuat, tetapi juga memperkuat posisi Jumbo sebagai salah satu film internasional terlaris di negara tersebut.
Prestasi dalam Konteks Box Office Internasional
Dengan data penjualan tiket dan pendapatan tersebut, Jumbo berhasil mengamankan posisi di peringkat enam besar film internasional yang tayang di Korea Selatan. Hal ini mengindikasikan bahwa animasi Indonesia mampu bersaing dengan produksi film dari berbagai negara lain di pasar yang kompetitif seperti Korea Selatan.
Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa kualitas dan cerita dalam film animasi Indonesia dapat diterima dengan baik oleh audiens internasional, khususnya di Asia. Kesuksesan Jumbo diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi film-film animasi Indonesia lainnya untuk menembus pasar global.
Implikasi bagi Industri Film Indonesia
Keberhasilan film Jumbo di Korea Selatan tidak hanya membanggakan, tetapi juga memberikan dampak positif bagi industri film animasi Indonesia secara keseluruhan. Beberapa poin penting yang dapat diambil dari pencapaian ini antara lain:
- Peningkatan eksposur internasional untuk film animasi Indonesia, yang dapat menarik minat investor dan distributor asing.
- Motivasi bagi sineas lokal untuk terus berkarya dan mengembangkan konten yang berkualitas tinggi.
- Potensi peningkatan pendapatan dari pasar luar negeri, yang dapat mendukung pertumbuhan industri film di dalam negeri.
Dengan demikian, pencapaian Jumbo di Korea Selatan bukan sekadar angka statistik, melainkan sebuah langkah maju yang signifikan bagi perfilman Indonesia di mata dunia.