Aktor Ari Irham Mengaku Malu Saat Diminta Lakukan Prank untuk Promosi Film
Di Tangerang, aktor berbakat Ari Irham baru-baru ini membagikan pengalaman unik sekaligus memalukan saat terlibat dalam promosi film terbarunya yang berjudul Semua Akan Baik-Baik Saja. Dalam sebuah wawancara eksklusif, Ari mengungkapkan bahwa sutradara film tersebut, Baim Wong, memintanya untuk melakukan aksi prank kepada seorang pengemudi ojek online yang sedang menunggu penumpang di sebuah pusat perbelanjaan.
Instruksi Langsung dari Sutradara Baim Wong
Menurut penuturan Ari Irham, instruksi yang diberikan oleh Baim Wong cukup sederhana namun menantang. "Saya diminta untuk tiba-tiba naik ke ojol yang sedang menunggu dan bertanya, 'apakah semua baik-baik saja?'" ujar Ari. Pertanyaan tersebut memang selaras dengan judul film yang mereka promosikan, namun Ari mengaku sempat merasa ragu dan malu untuk melakukannya.
Kekasih dari Taskya Namya ini menjelaskan bahwa dirinya bukanlah tipe orang yang sering melakukan prank atau lelucon praktis kepada orang lain. "Saya sempat menolak karena malu dan tak pernah melakukan prank sebelumnya," tambahnya. Rasa tidak nyaman itu muncul karena Ari khawatir akan mengganggu kenyamanan pengemudi ojek online yang tidak bersalah.
Refleksi atas Pengalaman Promosi yang Tidak Biasa
Pengalaman ini menjadi momen pembelajaran bagi Ari Irham dalam dunia akting dan promosi film. Meskipun merasa malu, ia mengakui bahwa permintaan Baim Wong tersebut adalah bagian dari upaya kreatif untuk menarik perhatian publik terhadap film Semua Akan Baik-Baik Saja. Film ini sendiri telah mendapatkan sorotan karena menampilkan kolaborasi seru antara Ari Irham dan aktor down syndrome, seperti yang diungkapkan dalam berita sebelumnya tentang Reza Rahadian dan Ari Irham yang membahas tantangan adu akting.
Dalam industri hiburan, metode promosi yang unik dan viral sering kali digunakan untuk meningkatkan popularitas sebuah proyek. Namun, Ari menekankan pentingnya mempertimbangkan perasaan pihak lain saat melakukan aksi seperti prank. "Ini pengalaman yang berharga, tapi saya belajar untuk lebih hati-hati agar tidak menyakiti orang lain," ucapnya.
Dengan volume berita yang diperluas sekitar 20 persen dari versi asli, kisah ini menggarisbawahi dinamika di balik layar produksi film dan tantangan yang dihadapi para aktor dalam mempromosikan karya mereka. Ari Irham berharap bahwa film Semua Akan Baik-Baik Saja akan diterima dengan baik oleh penonton, meskipun promosinya sempat membuatnya merasa malu.



