Pelatihan Terpadu UMKM Pantai Bagek Kembar NTB, Perkuat Ekonomi Pesisir
Pelatihan Peningkatan Kapasitas UMKM telah dilaksanakan di Kawasan Wisata Pantai Viral Bagek Kembar, yang terletak di Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini diselenggarakan oleh PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), dengan tujuan memperkuat ekonomi lokal di destinasi wisata yang terkenal dengan panorama matahari terbenam dan pemandangan Jetty PLTMG Lombok pada malam hari.
Meningkatkan Daya Saing UMKM di Era Digital
Mamit Setiawan, Sekretaris Perusahaan PLN EPI, menjelaskan bahwa peningkatan kunjungan wisatawan, terutama dari generasi muda, membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM setempat. "Untuk itu, diperlukan penguatan kapasitas agar produk yang dihasilkan memiliki daya saing, legalitas, dan kualitas yang terstandar," ujarnya melalui keterangan tertulis pada Kamis, 26 Februari 2026.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari di Gedung Pertemuan Taman Plaza Lingkungan Barito mencakup berbagai materi penting, termasuk:
- Kebijakan UMKM dan legalitas pangan
- Perlindungan kekayaan intelektual
- Strategi digital marketing berbasis TikTok dan Facebook
- Praktik langsung pembuatan makanan kekinian seperti corn dog yang diminati generasi Z
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, seperti Dinas Perindustrian Koperasi UKM Kota Mataram, Dinas Pariwisata Kota Mataram, akademisi dari UIN Mataram, praktisi UMKM, pemerintah kelurahan dan kecamatan, POKDARWIS, serta aparat wilayah, menunjukkan kolaborasi yang solid untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.
Dukungan Pemerintah dan Respons Positif Peserta
Camat Sekarbela, Diks Arief Satriawan, turut mengapresiasi pelaksanaan pelatihan ini, menilai bahwa kegiatan tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat. "Kami menyambut baik dukungan PLN EPI dalam pengembangan UMKM di wilayah kami. Kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan," kata Diks.
Salah satu peserta pelatihan, Rusnayati, yang merupakan pelaku usaha makanan di Pantai Bagek Kembar, mengaku mendapatkan wawasan baru dari kegiatan ini. "Kami jadi tahu cara mengurus legalitas usaha dan memasarkan produk lewat video TikTok agar lebih menarik. Praktik membuat menu kekinian juga langsung bisa kami jual," tutur Rusnayati, menunjukkan bagaimana pelatihan ini memberikan manfaat praktis bagi usaha mereka.
Komitmen PLN EPI terhadap Pembangunan Berkelanjutan
Mamit Setiawan kembali menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 8, yang berfokus pada pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. "PLN EPI tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis UMKM, tetapi juga memperkuat citra Pantai Bagek Kembar sebagai destinasi yang aman, bersih, tertib, dan ramah wisatawan sesuai konsep sapta pesona," ucap dia.
Program ini dirancang agar masyarakat menjadi pelaku utama dalam rantai ekonomi wisata, dengan harapan UMKM pesisir dapat tumbuh lebih profesional, adaptif terhadap tren digital, serta mampu meningkatkan pendapatan secara berkelanjutan. "Bagi PLN EPI, energi bukan hanya tentang pasokan melainkan tentang menghadirkan nilai tambah dan masa depan yang lebih sejahtera bagi masyarakat," jelas Mamit, menekankan bahwa keberadaan perusahaan di wilayah operasional tidak hanya menghadirkan energi, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir.
