Mendes Yandri Pastikan KDKMP Tak Matikan UMKM dan Warung di Desa
Mendes Yandri: KDKMP Tak Matikan UMKM dan Warung Desa

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto memberikan jaminan bahwa keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tidak akan mematikan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta warung-warung yang telah ada di desa. Sebaliknya, ia menekankan bahwa KDKMP justru akan membangun kolaborasi dengan pelaku usaha kecil tersebut.

Penegasan di Seminar Nasional KDKMP

Pernyataan tersebut disampaikan Yandri saat memberikan sambutan dalam acara Seminar Nasional KDKMP yang digelar di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Kamis (16/7/2026). Dalam kesempatan itu, Yandri menegaskan bahwa KDKMP tidak akan menjadi ancaman bagi warung-warung kecil di pedesaan.

"Kementerian Desa dengan lahirnya Koperasi Desa Merah Putih, karena sudah ada Badan Usaha Milik Desa, ada UMKM, ada warung-warung kecil, insyaallah akan kita bangun kolaborasi yang luar biasa. Tidak akan ada saling meniadakan dan saling menjatuhkan," kata Yandri dalam sambutannya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Lilin-Lilin Desa ala Bung Hatta

Dalam pidatonya, Yandri mengutip pesan Wakil Presiden ke-2 RI, Mohammad Hatta, tentang pentingnya desa sebagai sumber penerangan bangsa. Menurut Yandri, lilin-lilin kecil yang dimaksud Bung Hatta kini diwujudkan melalui KDKMP.

"Maka inilah kata Bung Hatta, 'Indonesia tidak akan pernah bersinar dengan satu obor di Monas, tapi Indonesia akan menyala dengan lilin-lilin kecil yang ada di desa-desa'. Lilinnya itu, Bapak Ibu, adalah Koperasi Desa Merah Putih," ucapnya.

Forum Publik Perdana untuk KDKMP

Seminar Nasional KDKMP ini disebut Yandri sebagai forum publik pertama yang membahas secara mendalam operasional koperasi desa tersebut. Sebelumnya, informasi mengenai KDKMP lebih banyak disampaikan secara satu arah oleh berbagai pihak terkait.

"Ini forum pertama publik terhadap KDKMP, yang selama ini ya kita memang sudah banyak mendengar penyampaian-penyampaian para pihak yang berkompeten sebenarnya. Dari Kementerian Koperasi, dari kami sendiri, dari Menko Pangan, dari Bapak Presiden. Tapi untuk diskusi dua arah yang melibatkan berbagai kalangan, ini baru pertama. Maka kami buat Seminar Nasional yang mengundang hampir semua unsur yang ada di republik ini," ujar Mendes Yandri usai sambutan di lokasi.

Harapan Masukan dari Publik

Yandri menyatakan bahwa acara ini dirancang sebagai ajang dialog untuk menyempurnakan operasional KDKMP. Ia berharap masukan dan saran dari publik dapat membantu menjadikan program strategis presiden ini semakin matang.

"Kami ingin forum ini dijadikan sebagai ajang untuk kita berdialog program strategis Bapak Presiden ini, Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ini akan menuju kesempurnaan dalam hal nanti operasionalisasinya. Maka kita perlu mendapatkan masukan, saran dari publik, termasuk juga kita ingin menyampaikan juga yang secara komprehensif, informasi komprehensif kepada peserta seminar," imbuhnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga