52 Rumah di Menteng Bakal Jadi Percontohan Program Gentengisasi Prabowo di Jakarta
Sebanyak 52 rumah warga di kawasan Menteng Tenggulun, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, akan menjalani renovasi sebagai bagian dari tahap awal program Gentengisasi. Inisiatif ini merupakan gerakan gotong royong untuk membangun dan menata rumah rakyat yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.
Lokasi Percontohan untuk Penataan Permukiman
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mengungkapkan bahwa program ini akan dijalankan oleh Kementerian Kawasan Permukiman dan Perkotaan (PKP) Republik Indonesia. Kawasan Menteng Tenggulun dipilih sebagai lokasi percontohan untuk penataan permukiman di Jakarta.
"Kami melihat potensi besar di Menteng Tenggulun untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata kuliner berbasis komunitas. Dinas PPKUKM memastikan akan mendorong dan memberikan bantuan maksimal agar UMKM di sini tumbuh dan naik kelas," kata Elisabeth dalam keterangannya, dikutip pada Kamis, 26 Februari 2026.
Renovasi untuk Hunian Sehat dan Layak
Pada tahap awal pelaksanaan Gentengisasi, 52 rumah akan direnovasi agar memenuhi standar hunian sehat dan layak. Dari jumlah tersebut, 23 rumah berfungsi ganda sebagai tempat tinggal sekaligus lokasi usaha warga. Selain itu, 10 pelaku UMKM lain di kawasan tersebut juga akan mendapatkan pembinaan, meskipun kondisi rumah mereka telah tergolong layak huni.
Dukungan Pemprov DKI Jakarta
Elisabeth menyatakan bahwa dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap program Gentengisasi selaras dengan agenda Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam mendorong penataan kawasan berbasis pemberdayaan masyarakat.
"Bapak Gubernur Pramono Anung secara konsisten menekankan bahwa penataan Jakarta harus menyentuh dua hal sekaligus, yaitu memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan warga," ucap Elisabeth. "Karena itu, kami memastikan Gentengisasi di Menteng Tenggulun sejalan dengan arahan beliau, yakni menghadirkan kawasan yang tertata sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat."
Potensi sebagai Daya Tarik Ekonomi Baru
Sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal, Dinas PPKUKM akan melakukan pendataan dan pemetaan potensi usaha milik warga untuk mendukung konsep wisata kuliner yang tengah disiapkan di kawasan tersebut. Elisabeth berujar bahwa hampir di setiap sudut Menteng Tenggulun terdapat pelaku usaha makanan dan minuman rumahan yang berpotensi menjadi daya tarik ekonomi baru bagi Jakarta.
"Kami akan fasilitasi legalitas usaha, peningkatan kualitas produk, kemasan dan branding, fasilitasi pemasaran, hingga akses pembiayaan. Kami juga telah menggandeng perbankan dan lembaga pembiayaan agar pelaku UMKM tidak terjerat rentenir, sekaligus meningkatkan literasi keuangan mereka," kata Elisabeth.
Ia berharap kolaborasi pemerintah pusat dan daerah melalui program Gentengisasi mampu mengubah wajah Menteng Tenggulun dari kawasan padat menjadi lingkungan yang tertata sekaligus produktif secara ekonomi.
"Ini bukan hanya tentang memperbaiki atap dan dinding rumah, tetapi membangun harapan dan masa depan ekonomi warga. Ketika pusat dan daerah berjalan bersama, dampaknya akan jauh lebih kuat dan menyentuh langsung masyarakat," tandas Elisabeth.



