Pramono: Banjir Jakarta Surut 3-4 Jam, Semua Pompa Diaktifkan
Pramono: Banjir Jakarta Surut 3-4 Jam, Semua Pompa Aktif

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa penanganan banjir di Ibu Kota dilakukan secara cepat dengan mengoptimalkan seluruh infrastruktur yang tersedia. Ia menyebut genangan akibat hujan deras dapat surut dalam waktu yang relatif singkat.

Semua Pompa Diaktifkan

"Ketika banjir terjadi, saya sudah langsung memerintahkan untuk semua pompa diaktifkan. Itulah kenapa ketika hujan dari jam 5 sampai jam 8 pagi, relatif dalam waktu 3-4 jam kemudian banjirnya sudah mulai surut," kata Pramono di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (5/5/2026).

Pramono menjelaskan bahwa banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta dipicu oleh dua faktor utama. Pertama, curah hujan yang tinggi dalam waktu singkat. Kedua, pengerukan sungai yang masih berlangsung di beberapa titik.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Faktor Penyebab Banjir

"Curah hujan memang tinggi. Tapi yang tidak kalah penting adalah pengerukan yang sekarang ini sedang dilakukan secara masif di sungai-sungai, termasuk Sungai Ciliwung, Sungai Krukut, dan Sungai Pesanggrahan," ujarnya.

Ia juga menyoroti perilaku masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan, terutama saat tidak terjadi hujan dalam beberapa waktu. Menurutnya, hal tersebut kerap menjadi penyebab penyumbatan aliran air yang berujung pada banjir.

"Jangan kemudian ketika tidak ada hujan selama dua minggu, sampah itu menyumbat di beberapa tempat. Itu yang menyebabkan, walaupun curah hujannya tidak terlalu tinggi, tetap terjadi banjir," jelasnya.

Dampak Banjir di Jakarta

Hujan deras diketahui mengguyur wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Senin (4/5) sore, memicu kenaikan tinggi muka air di sejumlah pos pantau dan menyebabkan genangan di berbagai wilayah. Hingga siang ini, tercatat ada 80 RT dan 3 ruas jalan yang masih tergenang banjir.

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Muhammad Yohan menyebut data terkini banjir di Jakarta tercatat per pukul 11.00 WIB. Ketinggian air bervariasi, mulai 10 sentimeter (cm) hingga 1 meter.

"Saat ini terdapat 80 RT dan 3 ruas jalan yang masih tergenang. Ketinggian air berkisar antara 10 sampai 100 sentimeter (1 meter)," kata Yohan dalam keterangannya, Selasa (5/5).

Pramono menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya mempercepat penanganan banjir dengan memastikan seluruh pompa berfungsi optimal dan pengerukan sungai berjalan lancar. Ia berharap kondisi ini segera pulih dan masyarakat dapat beraktivitas normal kembali.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga